Cuti tahunan memang sangat sayang bila dilewatkan. Kesempatan untuk berlibur dan beristirahat dari penatnya pekerjaan bisa kamu manfaatkan. Seperti saya misalnya. Jatah cuti tahunan tak ingin saya sia-siakan. Untuk itu, saya pun mengambil cuti untuk liburan panjang. Setelah lama bersenang-senang menikmati waktu luang, sekembalinya ke Tanah Air pun saya tercengang menatap rekening yang mulai tidak aman. Nah, inilah 4 cara sederhana saya untuk mengatasinya!


1. Terapkan uang belanja per hari

Ya. Langkah awal kita memang harus tegas pada diri sendiri. Berikan 'jatah' belanja per hari dengan nilai yang tak perlu tinggi tapi mencukupi. Misalnya, saya yang seorang digital nomad memilih untuk pulang dulu ke rumah orangtua dan menjatah diri saya tidak lebih dari 50 ribu per hari, setidaknya hingga kondisi stabil kembali.


2. Mengurangi makan di luar

Klise, memang. Saya yang suka menghabiskan waktu di kafe atau resto untuk bekerja atau sekadar makan siang dan makan malam memang harus paham situasi jika kondisi keuangan sedang tidak stabil. Demi memulihkan keuangan, saya rela mengurangi kunjungan saya ke resto sushi langganan.


3. Tidak belanja buku

Loh mengapa? Iya, saya yang sangat 'maniak' buku memang sangat gemar mengoleksi judul-judul baru. Demi memulihkan keuangan, saya harus mulai meninggalkan kebiasaan itu, setidaknya hingga kondisi kembali normal.


4. Kembali mengoreksi rencana keuangan

Jika saya sampai merasakan 'bokek', berarti ada yang salah dengan rencana keuangan yang saya buat. Untuk itu, saya harus mengoreksinya dan memperbaiki hal-hal yang dirasa belum tepat.


Demikian cerita dari saya, semoga bisa menginspirasi Sahabat Moola.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Memulihkan Keuangan Setelah Liburan, 4 Cara Sederhana Ini Bisa Kamu Terapkan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !