Celine, teman satu kubikel saya tiba-tiba tak tampak lagi kehadirannya sebagai warganet. Meskipun di kantor saya masih bisa bertatap muka dengannya, tapi terasa ada yang ganjil saja ketika ia tak lagi menampakkan statusnya di media sosial.

Saya pun mulai kepo dan iseng bertanya kenapa sih nggak update lagi di media sosial? Mungkin baru putus? Atau mungkin sedang bermusuhan dengan orang tertentu? Atau sedang bosan? Atau apa ya? Tapi tebakan saya salah semua. Ini yang dia bagi ke saya kenapa dia absen selama 4 minggu dari media sosial!

1. Bebas Boros Kuota

photo credit: http://manfaat.co.id

Saya nyaris mau ngakak ketika ia bilang alasan berhenti bermain medsos karena ingin menghemat kuota. Kenapa begitu? Celine bilang belakangan ia punya masalah dengan pengeluaran untuk kuota internet dan ingin bereksperimen dengan berhenti bermain media sosial. Tentu saja tak semua media sosial, ia hanya nonaktifkan medsos semacam Twitter, Instagram, Facebook, dan Path. Wah, itu banyak ya. Sisanya seperti, LINE, Whatsapp, Telegram, masih ia aktifkan untuk koneksi dengan kerabat ataupun saudara-saudara. Sekali-kali ia masih suka buka YouTube.

Hasilnya? Pengeluaran untuk membeli kuota turun drastis, dari yang sebulan habis 200 ribu lebih, ia bisa membeli kuota kurang lebih 50-80 ribu dalam sebulan. Wah keren banget. Tak hanya itu, memory di handphone pun terasa lebih lega dan cepat karena uninstall media sosial.

2. Bebas Gangguan Tidak Penting

Celine yang sedang ingin membuka restoran bersama kekasihnya memang sedang fokus pada impiannya tersebut. Ia tidak ingin fokusnya terganggu dengan hal-hal yang tidak penting misalnya media sosial yang terkadang suka menyita waktu.

Hasilnya? Tentu saja, ia bisa memaksimalkan waktu lebih efektif dan efisien. Bangun pagi punya kebiasaan baru dengan tak lagi membuka media sosial melainkan catatan yang ia tulis sebelum tidur untuk dikerjakan pada hari tersebut. Ia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk menyelesaikan perkaranya dengan solusi kreatif. Semua energi ia habiskan untuk fokus pada tujuannya.

3. Bebas Isu Negatif

4 minggu tak menggunakan media sosial, Celine bisa bebas dari isu negatif yang ramai diperbincangkan, mulai dari hoax sampai berita betulan. Tak dipungkiri, mereka terkadang merusak mood dan mengganggu pikiran. Selama 4 minggu, Celine mendapat energi positif dari apa yang ia kerjakan tanpa harus membaca cibiran warganet di media sosial yang terpengaruh berita bohong tanpa filter.

Hasilnya? Celine bisa lebih berpikir jernih dalam menyelesaikan perkaranya baik di lingkungan kantor ataupun proyek yang sedang ia kerjakan bersama kekasihnya. Ia menggunakan energi positif yang dimiliki untuk merealisasikan rencana-rencananya.

4. Bebas Pengaruh Diskon/Promo

photo credit: twobyfore.com

Siapa yang bisa mengelak dari diskon/promo di media sosial yang dilakukan gila-gilaan? Baru-baru ini kita melihat bagaimana sikap konsumerisme kelas pekerja yang rela mengantri berjam-jam demi diskon sepatu. Celine bercerita pada saya, selama 4 minggu itu ia sama sekali terbebas dari diskon/promo dari barang branded ataupun promo restoran. Dengan begitu, ia bisa menabung lebih banyak lagi.

Tak hanya itu, akui saja, kadang kita juga suka terpengaruh dengan postingan teman yang memamerkan barang-barang yang mereka beli dari promo/diskon. Atau kita terpengaruh dengan teman yang sedang makan gila-gilaan karena mendapat promo di restoran tersebut. Wah, Celine beruntung selama 4 minggu itu, ia jauh sekali dari pengaruh tersebut.

5. Bebas 'Baper'

Pada poin ini, jujur saya kurang paham, tapi Celine menjelaskan dengan santai. Ia mengaku kadang baper ketika melihat teman-teman sedang liburan keluar negeri ataupun keluar kota, sementara ia sendiri masih bingung kapan bisa ambil cuti dan liburan seperti teman-temannya tersebut. Sekalinya dapat cuti, tak ada uang. Cara menghibur diri, tentu saja ia mencukupkan dana liburan pada tujuan-tujuan wisata yang sesuai dengan kantongnya.

BACA JUGA


Milenial, Sudahkah Kamu Periksa 5 Profesi Baru Abad 21 Ini?

Milenial, Sudahkah Kamu Periksa 5 Profesi Baru Abad 21 Ini?

Profesi generasi milenial semakin bervariasi. Dokter, insinyur, guru, pilot dan astronot tentu masih penting dan seru. Tetapi ternyata ...

Read more..

Jadi 5 poin itu yang Celine ceritakan pada saya, dengan puasa 4 minggu tidak main media sosial, Celine bisa mendapat banyak energi positif untuk bisa mencapai goal-nya. Bagaimana dengan teman-teman? Mau coba cara ini?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Wajib Coba! Ini yang Terjadi Pada Saya Ketika Puasa Main Medsos Selama 4 Minggu". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !