Lagi-lagi para warganet diributkan dengan berita tentang poligami dari salah saeorang pesohor. Bila beberapa waktu lalu datangnya dari penyanyi religi Opick, kini datang dari Ustaz Arifin Ilham. Ustaz Arifin Ilham sendiri memang sudah dikenal sudah melakukan poligami sebelumnya. Ustaz Arifin Ilham sudah memiliki dua orang istri. Namun, kini Ustaz Arifin Ilham menambah istri lagi sehingga lengkap menjadi tiga orang.

Pro dan kontra mengenai istri ketiga ustaz Arifin Ilham ini begitu ramai di semua arus media sosial. Namun, lepas dari masalah itu, sebenarnya poligami sendiri mengandung berbagai macam konsekuensi. Dari masalah komunikasi keluarga sampai urusan keuangan keluarga. Nah, urusan keuanganlah yang paling pokok. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa konsekuensi keuangan bagi suami yang memilih poligami.

1. Cara pembagian uang belanja yang kompleks dan merepotkan

photo credit: inilah.com

Uang belanja bagi sebuah keluarga adalah hal pokok. Setiap keluarga pasti memiliki kebutuhan-kebutuhan tersendiri. Maka dari itu pengaturan uang belanja sangatlah penting bagi sebuah keluarga. Pengaturan uang belanja ini pun harus diukur secara proporsional sesuai dengan kebutuhan.

Namun, pengaturan uang belanja ini akan menjadi sangat kompleks dan merepotkan. Karena uang belanja harus dibagi secara rata dan adil kepada setiap istri. Pembagian ini cukup kompleks karena bila sekedar disesuaikan dengan kebutuhan saja, pasti akan timbul kecemburuan. Tetapi, jika semuanya dibagi secara rata begitu saja, juga akan menimbulkan masalah. Pasti ada istri yang merasa dirugikan karena pembagiannya tidak proporsional.

2. Tagihan akan jelas lebih besar


Konsekuensi yang paling jelas dari poligami adalah bertambahnya beban. Beban biaya dari tagihan-tagihan pun akan semakin besar. Apalagi jika setiap istri tidak tinggal dalam satu rumah saja.

3. Beban pendidikan anak pasti juga besar

photo credit: tempo

Beban pendidikan pun jelas akan bertambah besar pula. Apalagi jika semua istri memiliki anak. Tentu, keadilan juga harus diterapkan. Semua anak harus mengenyam pendidikan dengan kualitas yang sama.

4. Pengeluaran bisa melebihi pendapatan

photo credit: tempo

Dari semua beban-beban biaya yang dijelaskan diatas, tentu akan bisa menimbulkan ketidakseimbangan antara pengeluaran dan pendapatan suami. Ini adalah konsekuensi nyata. Karena tentu pengeluaran akan sangat besar dan berkali-kali lipat.

5. Jika terjadi perceraian, pembagian harta gono gini akan rentan menimbulkan konflik

photo credit: wordpress

Hal yang tak kalah merepotkan adalah pembagian harta gono gini bila misalkan ada yang bercerai. Pembagian harta gono gini akan rentan menimbulkan konflik, meskipun sudah dilaksanakan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Perhitungannya, juga harus dipertimbangkan dari jumlah anak dan jumlah harta selama dalam status perkawinan. Jadi, proses ini cukup merepotkan.

BACA JUGA


Anak Millennial Tidak Tertarik Lagi Membeli Rumah dan Mobil? Simak Yuk Alasan Mereka!

Anak Millennial Tidak Tertarik Lagi Membeli Rumah dan Mobil? Simak Yuk Alasan Mereka!

Punya rumah/apartemen dan mobil ternyata bukan lagi ukuran kesuksesan generasi millennial. Mereka lebih bergairah menghabiskan uang untuk ...

Read more..

Berikut tadi adalah beberapa konsekuensi keuangan dari perkawinan poligami. Semoga menjadi gambaran jelas sebelum memutuskan untuk berpoligami.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ustaz Arifin Ilham Dikabarkan Punya Istri Ketiga. Begini Lho Konsekuensi Keuangan Bagi Suami yang Poligami!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !