Seorang teman bernama Ninis punya cara menarik untuk mengalokasikan dana di hari raya Lebaran. Bukan perkara sederhana menganggarkan dana dengan kebutuhan yang bermacam-macam untuk beli keperluan. Bagaimana Ninis menganggarkan dana pengeluaran? Nah, trik Ninis bisa lho diterapkan!

1. Menyiapkan Dana Cadangan

Photo Credit: Pixabay

Pengeluaran tak terduga seringkali butuh dana besar, apalagi kalau tahun ini kamu merayakan Lebaran di kampung bersama saudara-saudara, seringkali dalam perjalanan atau setiba di kampung ada pengeluaran yang di luar anggaran. Ninis berencana untuk mudik dan merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung. Untuk menghindari hal-hal yang tak terduga ia menyiapkan dana cadangan dengan cara menggadaikan asetnya berupa kalung dan gelang emas.

Ninis mengingatkan dalam menggadaikan aset perhatikan betul syarat-syaratnya dan kapan jatuh tempo pembayaran untuk menebus kembali barang yang digadaikan. Lalu ia memasukkan dana yang didapat dari pegadaian tersebut dalam anggaran dana darurat. Pegadaian bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan dana tambahan.

2. Menyewakan Kendaraan

Photo Credit: Otomotif

Ninis punya cerita bahwa tetangganya menyewakan mobil ataupun motor untuk mendapat dana tambahan menjelang Lebaran. Bisnis penyewaan mobil ataupun motor cukup menggiurkan menjelang perayaan hari raya lho!

Ninis berujar, tetangganya memiliki 3 mobil dan 2 motor sebagai kendaraan pribadi yang digunakan sehari-hari untuk bekerja ataupun berbisnis. Setiap tahun, mereka memang tidak pernah mudik. Untuk menyewakan mobil ataupun motor tersebut tentu saja butuh modal awal untuk menservisnya terlebih dahulu agar tidak mogok dalam perjalanan.

Tiap tahun menjelang Lebaran, kendaraan tersebut selalu disewakan kepada pemudik yang ingin menggunakan perjalanan darat dengan mobil ataupun motor. Kenyataannya banyak juga yang mau menyewa mobil dan motor tersebut sehingga bisa menjadi sumber pendapatan alternatif.

3. Booking Tiket Lebih Awal

Ada penyesalan ketika Ninis terlambat untuk booking tiket kereta ataupun pesawat untuk pulang ke kampung. Harga jauh lebih mahal ketika mendekati bulan Ramadan dan Lebaran. Ia berujar, kesalahannya saat ini menjadi pelajaran untuk melakukan booking tiket jauh-jauh hari sehingga bisa mendapat harga lebih murah.

4. Sharing Perjalanan

Mengetahui bahwa anggaran untuk mudik tidak sesuai dengan rencananya, ia punya akal. Ninis menumpang mobil temannya yang juga akan mudik. Caranya Ninis merencanakan perjalanannya terlebih dahulu, lalu memastikan bahwa mobil yang akan ia tumpangi satu tujuan, setidaknya jika tidak satu tujuan apakah melewati rute perjalanan kampung yang mau dikunjungi. Tentu saja tidak gratis, kamu bisa ikut kontribusi untuk beli bensin.

5. Oleh-oleh Lebaran

Setiap pulang kampung pasti ada saja yang ingin kita beri pada keluarga. Ninis yang memiliki beberapa keponakan menganggarkan dana oleh-oleh buat mereka. Agar sesuai dengan budget yang disediakan, Ninis memilih barang yang berguna tapi tidak terlalu mahal.

BACA JUGA


THR Harus dihabiskan! Baca 7 Tips Efisien Mengatur THR Biar Tidak Menyesal

THR Harus dihabiskan! Baca 7 Tips Efisien Mengatur THR Biar Tidak Menyesal

Bingung mengatur THR dan takut THR habis buat beli barang yang nggak perlu? Baca deh tips ini

Read more..

Bagaimana, Sahabat Moola? Apakah trik Ninis cukup menginspirasi?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mudik Menyenangkan dengan Dana yang Ringan? Trik Ini Bisa Diterapkan!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !