"Demi apa aku kena bunga dan denda kartu kredit?!?"


Hari ini temanku, Vani marah-marah. Vani - bukan nama sebenarnya, sudah terkenal satu kantor, sebagai orang paling disiplin dengan keuangan. Vani adalah seorang community officer di kantor. Umurnya baru 30 tahun. Ia ibu satu anak dan sudah menikah selama 4 tahun.


Vani kecil rajin menabung. Jadi setelah besar pun tetap rajin menabung - bahkan sudah handal berinvestasi. Dulu ia pernah bekerja di bank swasta. Di sana lah ia belajar bahwa kartu kredit itu harus lunas!


Di kantor kami, Vani juga sangat rajin gembar gembor tentang pengaturan keuangan. Lalu kenapa hari ini dia sampai kena bunga kartu kredit? Ternyata Vani lengah! Dia sibuk traveling untuk urusan kantor dalam tiga minggu terakhir. Sampai dia lupa kalau kartu kreditnya sudah jatuh tempo.


Begini caranya agar kamu terhindar dari bunga dan denda kartu kredit!


Source: Pixabay

1. Perhatikan tanggal cetak tagihan vs tanggal jatuh tempo.

Misalnya tanggal cetak tagihan kartu kreditmu adalah tanggal 5 setiap bulannya, maka tanggal jatuh tempo kartu kreditmu adalah tanggal 25. Kamu punya 20 hari untuk melunasi tagihan kartu kredit ini agar tidak terkena denda dan bunga. Jika kamu berbelanja sesudah tanggal 5, maka belanjamu itu tidak perlu dibayarkan hingga tanggal jatuh tempo di bulan berikutnya.


Sekarang yang perlu kamu pastikan adalah, tanggal jatuh tempo ini sebisa mungkin jatuh sesudah tanggal gajian! Jangan sampai kamu sedang tanggal tua dan gak punya duit, lalu harus bayar tagihan kartu kredit kan?


2. Punya rekening khusus untuk bayar kartu kredit.

Bagaimana kalau tanggal jatuh tempo jatuh sebelum tanggal gajian. Misalnya tanggal jatuh tempo adalah tanggal 24, dan tanggal gajianmu adalah tanggal 25. Nah saat kamu membayarkan tagihan kartu kredit ini di tanggal 25, kamu sudah terlambat 1 hari dan terkena bunga serta denda lho!


Musti bagaimana dong? Tenang aja.

Kamu perlu menyiapkan sebuah rekening khusus untuk membayar tagihan kartu kredit. Tanggal berapa saja gak masalah. Asalkan kamu rajin menabungkan sejumlah uang dan menjaga saldo di rekening ini, kamu bebas belanja kapanpun kamu mau bersama kartu kreditmu. Yang menyenangkan lagi adalah kamu juga jadi punya kendali. Saat rekening ini tiris, kamu tahu rem belanja harus bekerja! Berapa besar yang boleh kamu gesek pada kartu kreditmu tidak bergantung pada besaran pagu kredit, melainkan pada besaran saldo tabungan ini!


3. Coba autodebit. Bayar seluruh tagihan kartu kredit tanpa lengah.

Masih kuatir juga kamu lengah pada tagihan kartu kreditmu? Coba cara terakhir ini: AUTODEBIT! Saat kamu mendapatkan sebuah kartu kredit dari sebuah bank penerbit, datangilah kantor cabang bank tersebut dan buat rekening tabungan di sana. Atur supaya seluruh tagihan kartu kreditmu memang akan terbayarkan dengan autodebit terhadap rekening ini! Lebih pas lagi kalau gajimu pun masuk ke rekening ini. Dengan begitu saat menerima gaji, anggap saja langsung terdebit juga seluruh tagihan kartu kreditmu. Tidur lebih nyenyak karena tahu tidak punya utang kartu kredit!


Van, Van.

Memangnya berapa sih bunga dan denda kartu kredit kamu itu?


"Cuma 60 ribu sih! Tapi kan dengan uang segitu mending ikut iuran kirim bunga untuk Pak Ahok daripada jadi bunga kartu kredit!" jawab Vani bersungut-sungut sambil merobek tagihan kartu kreditnya.


Source: Pixabay

Good luck Vani!

Silakan coba TIPS Moola tentang kartu kredit ini ya.

Untuk kalian Sahabat Moola, mari bersama tularkan virus #TobatFinansial dan jangan sampai kamu ikutan terjebak bunga kartu kredit!


***


Twitter / IG: @mrshananto 2017


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ternyata Kena Bunga Kartu Kredit Itu Menyakitkan! Begini Cara Jitu Memastikan Kartumu Selalu... L U N A S!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !