Apa Sih Penyebab Maraknya PHK di Indonesia ?

1. Kondisi Ekonomi Global yang Memang Sedang Lesu Memicu Perlambatan Ekonomi di Dalam Negeri, Sehingga Mau-Gak-Mau Perusahaan Melakukan PHK

Pemerintas sendiri mengakui bahwa salah satu penyebab perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawannya adalah karena memang sedang berlangsung perlambatan ekonomi global. Dinamika usaha ini terjadi karena permintaan terhadap ekspor yang terus menurun di semua negara bukan hanya di Indonesia, sehingga faktor ini yang memberikan risiko gak enak terhadap pekerja.

2. Perusahaan yang Ingin Tetap Eksis di Saat Krisis Melakukan Efisiensi Besar-Besaran

Sebut saja satu perusahaan otomotif Amerika yang menutup cabangnya di Indonesia dan dua perusahaan otomotif asal Jepang yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap ribuan karyawan dengan cara tidak memperpanjang masa kerja. Perusahaan-Perusahaan ini melakukannya dengan alasan efisiensi akibat penjualan yang kian menurun.

Bagaimana Supaya Kamu Siap Setiap Saat dan Gak Takut dengan PHK ?

Harus disadari bahwa pensiun adalah bagian dari siklus kehidupan manusia yang memang harus dijalani. Masalah yang terjadi adalah jika mereka yang kena PHK belum siap untuk menghadapi kenyataan bahwa dirinya gak punya pekerjaan dan pendapatan rutin. Nah, jika kamu sudah yakin dan siap berhenti menjadi karyawan maka kamu dapat melakukan beberapa langkah bijak supaya pensiunmu nanti gak sia-sia

1. Kamu Harus Sudah Mulai Mencermati Pola Kebiasaan Pengeluaran Tahunanmu

Membuat pengeluaran yang gak teratur dan gak terkendali memang sangat mudah ketimbang mengaturnya. Namun sadarlah jika kamu membiayai pengeluaran terlalu berlebihan pada saat pensiun berarti kamu akan punya risiko kehabisan uang dengan cepat. Oleh karena itu pastikan kembali rencana pensiun kamu dengan cara mencermati pola pengeluaran tahunan sedini mungkin.

2. Susunlah Perencanaan Penghasilan untuk Membuatnya Bertumbuh dari Waktu ke Waktu

Penghasilan yang selama ini kamu nikmati mungkin gak kamu sadari hilang begitu saja tanpa bekas, mulai susun perencanaannya sehingga dapat tumbuh lebih besar tiap tahun. Jangan sampai terlambat dan kamu menyesal belum melakukan perencanaan terhadap penghasilanmu ini. Alokasikan beberapa persen saja dari penghasilan kamu ke produk investasi yang kamu rasa cocok dan kamu yakin akan menguntungkan. Jangan lupa sisihkan uang kas untuk dana darurat jika suatu saat kamu membutuhkannya.

Baca juga : Jenis Investasi Yang Dapat Kamu Pilih Kala Galau Melanda

3. Melihat Kembali Perlindungan Asuransimu

Mencermati ulang asuransi yang sudah kamu miliki adalah hal penting untuk mengetahui risiko apa saja yang dapat ditutupi dengan asuransi yang sudah kamu punya. Jika kamu belum punya asuransi sama sekali, maka jangan takut rugi untuk mulai membelinya satu, minimal untuk asuransi jiwa kamu. Ingatlah bahwa asuransi ini dapat memindahkan risiko, dapat diwariskan, bebas pajak dan dapat dicicil, maka memiliki asuransi bukanlah suatu hal yang merugikan.

Pastikan juga kamu sudah cukup jeli dalam menentukan nama penerima klaim asuransi jiwa. Apakah tahun ini nama penerima klaim masih bersama kamu atau kamu ingin mengubah nama penerima klaim menjadi ahli waris kamu yakni anak-anak.

4. Mengganti arti PHK dengan kata Peluang Hasilkan Kemakmuran

Mengapa karyawan level bawah lebih siap menghadapi PHK? Karena mereka sudah punya rencana ingin memakai uang yang mereka terima hasil PHK untuk membayar utang dan memulai bisnis. Mereka yakin bahwa PHK adalah salah satu cara untuk menciptakan Peluang Hasilkan Kemakmuran.

http://globalvillageextra.com

Bicara tentang bisnis, selain dibutuhkan tekad yang kuat, semangat pantang menyerah dan waktu yang cukup, bisnis juga harus direncanakan dengan matang. Ada beberapa persiapan yang perlu kamu lakukan sebelum merintis bisnis.

Pertama melihat potensi, cari masalah yang sedang dihadapi masyarakat kemudian pikirkan solusinya. Gak perlu riset jelimet dan mahal, cukup pasang mata pasang teling terhadap kondisi sekitar. Contoh aja, ada bisnis yang tumbuh cepat dengan memberikan solusi terhadap masalah macet dan sulitnya transportasi yang cepat dan aman. Peluang bisnis selalu ada disaat timbul masalah, ya khan ?

Kedua bekali diri dengan keahlian. Kamu dapat menggunakan keahlian khusus ini sebagai awal memulai bisnis. Jika kamu memiliki keahlian berbicara, kamu dapat lebih berlatih untuk menjadi pembicara yang handal sehingga lebih banyak orang akan memerlukan keahlianmuuntuk membantunya belajar dan memperbaiki diri. Jika keahlianmu memperbaiki mobil, maka keahlian ini akan sangat berguna buat mereka yang membutuhkan jasa service mobil.

Ketiga, follow your passion. Jangan pernah mengacuhkan passion mu karena bisa jadi dari passion yang kamu miliki tersimpan potensi bisnis yang sangat besar. Jika kamu sangat menyukai menulis, gak ada salahnya melihat potensi bisnis yang tersimpan dari menulis.

Beberapa ide bisnis lain yang terbukti dapat dijalankan dan bertahan sampai saat ini antara lain adalah :

1. Bisnis di bidang perkebunan

Yang kamu butuhkan adalah lahan dan partner kerja. Kamu dapat memperoleh lahan dengan cara menyewa lahan atau patungan dengan partner kerja yang sudah dapat kamu percaya. Bermodalkan bibit tanaman rempah yang unggul misalnya, kamu dapat menanam berbagai macam bumbu dapur seperti jahe, kunyit, lengkuas, dan menjualnya bahkan ke luar negeri. Beberapa pemuda di daerah jawa barat ada yang menjalani usaha ini, mereka memiliki penghasilan sampai ratusan juta per bulan dengan berbisnis pada bidang perkebunan yang satu ini.

2. Bisnis Properti

Diantara tiga kebutuhan pokok manusia, sandang, pangan dan papan. Properti merupakan kebutuhan pokok yang harganya lebih mahal, karena untuk dapat memiliki properti dibutuhkan uang yang lumayan besar. Sebagian orang rela mengikat kredit dengan bank dengan bunga yang cukup besar demi mendapatkan rumah idaman mereka. Beberapa orang yang cukup cerdas dapat menjadikan usaha jual beli properti sebagai bisnis mereka. Bermodalkan pinjaman kredit di bank, seseorang dapat membeli sebuah rumah, kemudian menjualnya dengan harga yang lebih tinggi. Keuntungan hasil penjualan rumah yang pertama dijadikan modal untuk membeli rumah berikutnya. Jika kamu cermat memilih properti yang baik, maka nilainya akan meningkat setiap Selain membeli rumah, kamu juga dapat menyewakannya dengan cara membuka kost-kost an atau kontrakan. Akan tetapi sebaiknya sebelum kamu terjun di usaha yang satu ini, kenal lebih dalam seluk beluk mengenai properti jika perlu dapatkan sertifikasinya. Hal ini sangat penting untuk menjamin usahamu tidak sia-sia.

3. Sarana Transportasi

Transportasi merupakan kebutuhan banyak orang, apalagi yang tinggal dikota-kota besar, yang saban hari mengalami kemacetan, dimana mereka membutuhkan trasnportasi yang cepat. Salah satu contoh yang dilakukan oleh Nadiem Makarim dengan membuka usaha GO-JEK di jakarta. Ini bisa kita jadikan contoh untuk dalam membuka usaha.

Contoh bisnis transportasi lainnya adalah bisnis antar jemput anak sekolah, bisnis penyewaan mobil, motor, bisnis rental sepeda, dan bisnis tour & travel.

4. Memulai bisnis sesuai hobi

Tentunya sangat menyenangkan jika kita bisa menjalankan bisnis sesuai hobi. Menjalankan bisnis sesuai hobi ini sangat cocok bagi pensiunan yang selama ini tidak bisa menyalurkan hobi dikarenakan kesibukan selama ini. Berbagai contoh peluang bisnis sesuai hobi yang bisa anda jalankan saat pensiun, seperti menulis buku, melukis, membuka taman baca, bisnis aquascape (ikan hias) atau anda mempunyai hobi lainnya yang sekiranya bisa dijadikan bisnis.

5. Fashion

Sampai kapanpun fashion tidak akan pernah habisnya, fashion terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu peluang bisnis di bidang fashion ini sangat menggiurkan dan peluangnya masih terbuka lebar. Anda bisa menjual dengan membuka toko atau juga membuka tokoonline dengan menjual fashion tertentu

(ERL)


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Siap Gak Siap Ya Harus Siap Pensiun. Begini Caranya Supaya Kata “PHK” Gak Bikin Kamu Takut Lagi". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !