Dulu ibu guru sekarang menjadi ibu negara mantan muridnya. Ya! Mata dunia sekarang sedang menatap ke pasangan Emanuele Macron dan Brigitte Trogneux. Macron (40), Presiden Prancis terpilih termuda, menikahi mantan guru kelas dramanya, Brigitte (64).

Saat pentas drama SMA di Amiens pada umur 15 tahun, Macron sudah hampir mencium bibir Brigitte yang berumur 39 tahun saat itu. Tapi tidak jadi, Macron akhirnya hanya mencium pipi Brigitte. Tahu sang anak laki-laki naksir gurunya, orangtua Emmanuel mengirimnya sekolah di Paris.

Namanya jodoh, Emmanuel dan Brigitte akhirnya menikah juga tahun 2007. Putri Brigitte dari perkawinan pertama, Laurence Auziere-Jourdan, yang berumur sama dengan ayah tirinya, Emmanuel bahkan membantu kampanye Macron tahun ini.

Dari Hollywood, Ashton Kutcher (saat itu 25 tahun) pernah menjadi sorotan saat mereka pacaran tahun 2003 dan akhirnya menikah dengan Demi Moore (saat itu 41 tahun). Perkawinan mereka berjalan dari tahun 2005 hingga resmi bercerai pada 2013.

Hubungan antara perempuan yang lebih tua dan laki-laki yang lebih muda memang masih heboh di dunia yang patriarkis. Bahkan masih dipandang negatif oleh sebagian orang. Padahal jika yang terjadi sebaliknya, nggak ada orang yang kelewat heboh. Nggak ada sorotan khusus pada jarak usia antara Donald Trump (71) dengan Melania (37), misalnya.

Macron sendiri pada sebuah wawancara pernah menjawab bahwa tidak ada orang yang akan menyebut hubungannya dengan Brigitte 'tidak biasa' jika yang terjadi sebaliknya (Macron lebih tua dan Brigitte yang lebih muda). Kebanyakan orang sulit menerima sesuatu yang tulus dan unik seperti hubungan mereka.

Umumnya, pola pikir menghargai perempuan sebagai manusia yang mandiri belum mengakar kuat di lingkungan sosial kita sekarang. Oleh karena itu, berhubungan dengan perempuan yang lebih tua punya banyak konsekuensi bagi laki-laki yang lebih muda.

Intinya sih, perlu kepercayaan diri menghargai perempuan sebagai subyek yang mandiri dan siap bernegosiasi sebagai dua manusia yang setara. Berikut hal-hal yang harus dipikirkan dan konsekuensinya secara finansial jika mau berhubungan dengan perempuan yang lebih tua!

1. Karir dan finansialnya sudah mapan

Photo Credit: Millionaire Dating Sites

Perempuan di atas umur 30an, biasanya sudah mencapai jenjang manajerial dengan gaji yang sejahtera. Umumnya, karir dan manajemen finansial mereka sudah tertata rapi.

Jangan kaget jika pasangan perempuan yang lebih tua membayar semua tagihan kencan. Atau minimal, membagi tagihan kencan atau liburan bersama.

Membayar semua tagihan pasangan perempuan, bagi umumnya lelaki yang tumbuh di lingkungan patriarkhi, dianggap sebagai bentuk harga diri. Oleh karena itu, sikap menghargai kemandirian finansial perempuan sangat diperlukan saat memutuskan berhubungan dengan pasangan yang lebih tua.

Membayar tagihan bukan berarti merendahkan pasangan lelaki. Membayar tagihan hanya menunjukkan kesetaraan perempuan dan lelaki. Tidak ada yang merendahkan dan direndahkan sebagai dua manusia dalam hubungan.

Namun, pasangan perempuan yang lebih tua juga mencari pasangan lelaki yang dewasa, sekalipun umurnya lebih muda. Mereka tidak mencari lelaki manja yang masih sangat ketergantungan secara finansial.

Sesekali dibayari kencan atau liburan, boleh. Tapi jangan ngelunjak minta dibelikan ini itu. Mereka akan jengah juga. Intinya, diomongkan saja soal siapa yang bayar tagihan. Toh, perempuan yang lebih tua, umumnya, lebih terbuka dan bisa mengungkapkan apa yang mereka suka atau tidak suka dengan tepat.

2. Lebih dewasa

Photo Credit: iStock

Kedewasaaan membuat perempuan yang lebih tua mampu memisahkan hal-hal penting dan tidak penting dalam hubungan. Mereka tidak akan ngambek kalau lelaki lama membalas teks WA karena ditinggal meeting, misalnya. Perempuan yang lebih tua tidak membutuhkan 'pasang-an'. Mereka menginginkan pasangan.

Di sisi lain, berhati-hatilah saat mereka 'ngajak ngomong', biasanya mereka memang mau membahas hal-hal yang memang penting. Mereka punya kematangan menempatkan prioritas dengan tepat.

Berpasangan dengan perempuan yang lebih tua, memang bisa bikin hidup lebih fokus. Tidak ada ngambek-ngambekkan untuk hal-hal sepele sehingga lelaki bisa konsentrasi meningkatkan karir dan kegiatan positif lain, yang berujung kenaikan gaji atau pendapatan lain, tanpa terganggu urusan remeh temeh.

3. Pengalaman finansialnya bisa menjadi referensi

Photo Credit: Trinity Scott

Perempuan yang lebih tua, biasanya, sudah lebih banyak mengambil keputusan finansial dalam hidupnya. Mengambil kredit mobil dan rumah atau menginvestasikan uang di reksadana, misalnya.

Walaupun demikian, lelaki tetap perlu mempelajari sendiri manajemen finansial. Pengalaman finansial mereka belum tentu benar. Namun pastinya, pengalaman mereka bisa melengkapi informasi yang lelaki dapat dari internet dan buku-buku finansial.

BACA JUGA


Beberapa Konsekuensi Finansial Saat Kamu Menikah dengan Lelaki Lebih Tua

Beberapa Konsekuensi Finansial Saat Kamu Menikah dengan Lelaki Lebih Tua

Berpasangan dengan orang yang lebih tua berarti harus lebih siap juga dalam hal keuangan, sedia payung sebelum hujan

Read more..

Walaupun usia lebih muda, kepercayaan diri untuk menghargai perempuan menjadi syarat utama kematangan berhubungan, termasuk saat berurusan dengan konsekuensi finansialnya. Jadi, sudah siapkah kamu menjadi Emmanuel Macron atau Ashton Kutcher?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Punya Pasangan Perempuan Lebih Tua? Begini Konsekuensi Finansialnya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !