Mengatur finansial yang tepat mungkin tidak semudah itu tetapi bisa dipelajari dan tentunya akan menguntungkan kamu di masa mendatang.

Pola mengatur finansial yang manusia miliki ternyata dapat didasarkan dari urutan kelahiran.

Bahkan dalam ilmu psikologi, keputusan-keputusan yang terkait dengan finansial bisa dipengaruhi oleh urutan lahir seseorang.

Dari anak pertama, tengah, bungsu, maupun tunggal semuanya memiliki pola finansial serta solusi yang berbeda beda. Nah berikut ini penjelasan mengenai mengatur keuangan yang didasarkan pada urutan lahir.


1. Anak Sulung

1. Anak Sulung - Photo Credit: independent.co.uk
Photo Credit: independent.co.uk

Penelitian urutan kelahiran di dunia menunjukkan, anak sulung lebih memiliki banyak kesamaan dengan orang lain daripada dengan saudaranya sendiri. Anak sulung cepat belajar bagaimana menyenangkan orang tua, menjadi teliti, terorganisir, dapat diandalkan, dan menjadi orang tua mini untuk adik-adiknya.  

Anak sulung dengan pencapaian tinggi biasanya memilih profesi kuat seperti hukum, kedokteran, pendidikan, atau akuntansi. Psikolog Kevin Leman, penulis serangkaian buku kelahiran termasuk The Birth Order Book: Why You Are the Way You Are menyebutkan bahwa anak sulung akan selalu memerintah. Begitu pula berbagai penelitian menunjukkan, anak sulung berpeluang dua sampai tiga laki untuk menjadi CEO. 

Anak sulung  dikenal dengan sosoknya yang  dewasa dan bertanggung jawab dalam melindungi adik-adiknya. Sehingga dalam mengatur keuangannya, anak sulung akan cenderung lebih rajin menabung serta memiliki kebiasaan berbelanja yang memang sesuai dengan kebutuhan. Tak heran, banyak anak sulung yang memang lebih berhasil atau stabil dalam masalah finansial.

Anak sulung memiliki keberanian untuk berinvestasi tinggi yang bertujuan mendapatkan keuntungan besar meski juga cenderung protektif dalam keuangan. Misalnya saja membayar tagihan sebelum jatuh tempo untuk menghindari bertambah bunga dan gaya hidup yang hemat dalam hal belanja. Seringkali, mereka dituntut oleh orang tua untuk memberikan contoh kesuksesan secara keuangan dan solusi finansial kepada saudara-saudaranya. Jadi, akan lebih baik jika kamu, para anak sulung, menghadapi semuanya dengan lebih realistis dan memperhitungkan risikonya, tidak mengambil keputusan hanya karena faktor tuntutan.


2. Anak Tengah

2. Anak Tengah - Photo Credit: TribunWow
Photo Credit: TribunWow

Sementara anak sulung ingin melakukan hal dengan benar, anak tengah ingin bertindak berbeda. Anak tengah atau anak kedua selalu berhati-hati mengamati posisi yang dimiliki anak sulung atau pertama, lalu mengukir cara yang berbeda.

Jika anak sulung adalah seorang pencapai dan cekatan, anak tengah secara historis bertanggung jawab atas kemajuan revolusioner yang mendorong perubahan sosial. Anak tengahlah yang berjuang untuk kesetaraan, kebebasan berbicara, kebebasan beribadah, dan penghapusan perbudakan. 

Anak tengah sosoknya lebih kooperatif dan dapat menjadi penengah yang baik. Anak tengah juga memiliki sifat alami yang dapat memberi solusi serta pintar bernegoisasi. Selain itu, anak tengah juga cenderung memiliki sifat yang rajin menyisihkan uang yang dimiliki untuk ditabung dan lebih hemat dalam pengeluarannya. Mereka lebih terbuka untuk bisnis sampingan selain pekerjaan tetapnya.

Namun terkadang sikap fleksibel dan terbuka inilah yang dapat merugikan karena mereka selalu ingin mengeluarkan uang untuk menyenangkan orang terdekatnya. Oleh karena itu, anak tengah harus merencanakan setiap pengeluaran dengan matang sehingga dapat membedakan antara kebutuhan utama dan keinginan sesaat saja.


3. Anak Bungsu

3. Anak Bungsu - Photo Credit: SHE
Photo Credit: SHE

Bungsu dalam keluarga cenderung menerima disiplin dan tanggungjawab paling sedikit, dan penonton terbesar. Anak bungsu jarang berkonsultasi tentang pendapat mereka atau didengarkan pandangannya. 

Anak bungsu dianggap paling manja dan juga hobi bersenang-senang. Karena terlalu sering dimanjakan oleh orang tua, terkadang membuat psikologis anak bungsu kurang sehat termasuk dalam masalah mengatur keuangan.

Tak jarang, anak bungsu memiliki masalah finansial karena kurang bertanggung jawab dan bijaksana dalam mengatur keuangan. Untuk itu, sangat disarankan bagi anak bungsu agar selalu berhati-hati dalam membelanjakan uang supaya terhindar dari masalah-masalah finansial. 

Bagi kamu si anak bungsu, cobalah untuk membuat anggaran per hari, per minggu, ataupun per bulan dan tentunya kamu harus mematuhi anggaran yang sudah dibuat tersebut. Utamakan memenuhi kebutuhan utama terlebih dahulu dibandingkan dengan kebutuhan tambahan yang tidak terlalu penting.

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Pengelolaan Finansial Berdasar Urutan Kelahiran. Kamu Anak ke Berapa, Sahabat Moola?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !