Berawal dari sebuah ide sederhana karena melihat lesunya perekonomian di Indonesia, waktu mempertemukan saya dengan teman baru bernama Riyadh Assegaf, yang memiliki ide awal ingin menghidupkan perekonomian berbasis syariah dan mengajak anak-anak muda yang mempunyai semangat berbisnis dan ingin mengembangkan bisnisnya. Bekerjasama dengan Bapak Fajar Harsa yang telah lebih dahulu sukses dengan menghidupkan syariah mall-nya di Pasar Turi Surabaya, besar harapan kami dapat menghidupkan pasar agar lebih sukses melalui "Moslem Youth Market".

Berlokasi strategis di Pasar Pondok Indah (PASPIN) Jakarta Selatan, inilah beberapa fakta yang dapat diketahui oleh Sahabat Moola!

Menjadi yang pertama di Indonesia

Photo Credit : MoslemYouthMarket

Menjadi yang pertama di Indonesia dengan mengangkat tema "Moslem Youth Market", kami mengawali event pertama dengan membuat bazar di halaman Pasar Pondok Indah yang sudah berlangsung sejak tanggal 25 Agustus hingga 24 September 2017 (sebulan penuh). Diharapkan "Moslem Youth Market" sebagai bentuk strategi marketing untuk menghidupkan jual beli dengan sistem syariah.

Terdiri atas:

- Stand bazar 20 unit (non food) dan 38 unit (food).

- Kios 182 unit, termasuk 18 kios foodcourt (dalam gedung Pasar Pondok Indah)

- Counter 23 unit

Cukup dengan sistem syariah (revenue sharing) berupa:

- GRATIS SEWA TEMPAT

- GRATIS DEPOSIT

- GRATIS SERVICE CHARGE

- GRATIS BAYAR LISTRIK

- TIDAK ADA BIAYA KEBERSIHAN

- TIDAK ADA BIAYA KEAMANAN

- TIDAK ADA TARGET PENJUALAN

Ketentuan lain:

~ Bagi hasil dari setiap transaksi penjualan

~ Bagi hasil ke pedagang per 3 hari

~ Konsumen bisa berbelanja dengan uang tunai di kasir

~ Sistem transaksi jual beli satu Kkasir, yang titik lokasi kasir tersebar merata

~ Diadakan seleksi pedagang yang dikhususkan untuk produk-produk “Moslem Youth Market”, baik food maupun non-food

~ Hanya dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp700.000,-

~ Food 15% dan non food 10% untuk pengelola

~ Suasana perbelanjaan yang islami, dengan audio promotion yang melantunkan lagu2 islami, ayat-ayat suci Al-Qur’an dan Hadist Nabi.

~ Setiap adzan dikumandangkan wajib tutup stand selama 15 menit untuk menunaikan shalat berjamaah

Rumah bagi pengusaha muda Muslim

Photo Credit : MoslemYouthMarket

"Moslem Youth Market" juga diharapkan bisa menjadi tempat berkumpulnya pengusaha muda Muslim, bahkan bagi yang baru memulai bisnis. Sharing ilmu dan pengalaman pun selalu diutamakan demi suksesnya program "MYM" itu sendiri.

Non Muslim bisa gabung sebagai tenant di '"MYM"

Anak muda non Muslim pun bisa gabung loh, tapi tetap harus mengikuti peraturan yang ada yaitu sistem market syariah, sekaligus sebagai bentuk edukasi masyarakat secara luas tentang bagaimana suasana market yang dijalankan berdasarkan syariat Islam.

Event bertemakan islami

Photo Credit : MoslemYouthMarket

Acara yang diadakan di bazar syariah Pasar Pondok Indah juga sarat nilai-nilai religi. Bertempat di sebuah foodcourt yang diubah menjadi Mushala Al-Hijrah, lokasinya terletak di lantai 2.

Wisata kuliner

Banyak banget stand kuliner yang ikut berpartisipasi pada acara ini. Misalnya keunikan aneka bakso mulai bakso beranak, rawit, keju, bakso hitam, semua bisa kamu temukan di kedai Bakmi Boomber. Selain itu ada seblak dengan aneka macam topping dan ada juga sensasi minum kopi tanpa gula. So, tunggu apa lagi? Mampir yuk ke Pasar Pondok Indah!

BACA JUGA


Ayo Kembali ke Pasar! Berikut 7 Kelebihan Pasar Tradisional yang Kini Terlupakan

Ayo Kembali ke Pasar! Berikut 7 Kelebihan Pasar Tradisional yang Kini Terlupakan

Tak perlu ragu berbelanja di pasar tradisional karena harga yang ditawarkan jauh lebih masuk akal dan keseruannya tetap tak tergantikan

Read more..

Masih ada waktu 2 pekan ke depan untuk jalan-jalan. Jangan sampai terlewat ya, Sahabat Moola!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Moslem Youth Market: Bisnisnya Anak Muda Berbasis Syariah". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !