Dalam perhelatan akbar #JokowiMantu, publik sempat dibikin penasaran tentang siapakah vendor catering yang akan menyediakan makanan bagi para tamu undangan. Dan, pertanyaan itu terjawab melalui konfirmasi dari Chili Pari yang merupakan catering milik kakak kandung Kahiyang, Gibran Rakabuming Raka. Catering yang telah malang-melintang dan cukup punya nama tersebut dirintis oleh Gibran berbekal pinjaman dari bank. Alasan Gibran memilih berbisnis catering adalah karena pasarnya sudah jelas dan pasti ada. Apalagi, keluarga Presiden Joko Widodo juga memiliki gedung pernikahan sendiri, yakni Gedung Saba Buana.

Memang, tidak ada bisnis yang dirintis dengan mudah. Bahkan, seorang Gibran Rakabuming Raka pun pernah merasakan pahitnya perjuangan. Nah bagi kamu yang ingin mengikuti jejak Gibran dalam membangun bisnis catering, inilah kunci sukses yang bisa kamu ikuti!

1. Bermental baja

Photo Credit: Chili Pari Catering

Meski Gibran masih berusia 22 tahun kala itu, ia tak lantas 'mengemis' modal dari orangtua untuk mendirikan usaha. Meski ia anak pejabat, ia tetap memulai usahanya dari nol dengan memanfaatkan pinjaman dari bank yang susah payah ia dapatkan. Nyatanya, dari sekian banyak proposal yang diajukan oleh Gibran, hanya satu bank yang bersedia meminjamkan dana, itupun tidak utuh jumlahnya seperti keinginan Gibran. Begitu pula saat memulai bisnisnya, karena persaingan yang ketat, Gibran pun kerap dianggap sebelah mata oleh calon klien dan tidak sedikit yang membatalkan kerja sama. Namun alih-alih menyerah, Gibran ternyata bermental baja hingga mereguk kesuksesan seperti sekarang.

2. Mengutamakan Kreasi dan Inovasi

Photo Credit: Chili Pari Catering

Bisnis catering maupun kuliner memang penuh dengan tantangan dan persaingan ketat. Oleh sebab itu, para pengusaha catering pun dituntut memiliki daya kreasi dan inovasi yang tinggi agar tidak 'tereliminasi'. Untuk menjawab tantangan tersebut, Gibran selalu membuat terobosan pada usaha catering yang dimilikinya seperti menu-menu yang serba inovatif namun tetap mempertahankan cita rasa dan ciri khas Kota Solo, konsep penyajian, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan kualitas pelayanan.

3. Perhatikan Kecepatan dan Ketepatan

Photo Credit: Chili Pari Catering

Yang dinilai dari jasa catering tidak hanya rasa dan harganya saja, melainkan kecepatan dan ketepatan penyajian dalam pesta. Gibran menyadari betul bahwa dua hal ini menjadi pertimbangan klien untuk memakai usahanya, maka itu ia selalu berbenah dan menyajikan konsep yang sesuai dengan kebutuhan kliennya.

4. Promosi yang Berkelanjutan

Chili Pari Promo di CFD - Photo Credit: Chili Pari Catering

Promosi akan lebih maksimal bila dijalankan secara berkelanjutan dan berulang-ulang. Intinya, kita menanamkan pada benak masyarakat tentang profil dan kualitas catering yang kita kelola sehingga masyarakat akan selalu mengingat dan terkenang untuk memakai jasa kita. Pada masa awal pengembangan usahanya, bahkan Gibran tak malu menyebar brosur cateringnya agar bisa lebih dikenal. Dalam hal ini, ia tak lupa menerapkan promosi yang tersusun dan terjadwal agar brand yang dimilikinya lekas terangkat di masyarakat. Hingga kini, Gibran masih menjalankan promosi yang berkelanjutan bahkan mampu menjalin kerja sama dengan event-event besar yang diadakan di Kota Solo.

BACA JUGA


Mau Nikah Ala Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution? Ini Lho Tips Cerdas Agar Bisa Kesampaian Seperti Mereka

Mau Nikah Ala Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution? Ini Lho Tips Cerdas Agar Bisa Kesampaian Seperti Mereka

Belum sampai menginjak angka milyaran kok. Tentu angka ini masih terbilang realistis, padahal ini merupakan pernikahan anak orang nomor satu ...

Read more..

Nah itulah kunci sukses berbisnis catering yang bisa kita teladani dari seorang Gibran Rakabuming Raka, anak pertama dari Presiden Joko Widodo yang tak segan merintis bisnis dari bawah. Semoga sukses selalu untuk Gibran dan selamat berbahagia untuk Bobby dan Kahiyang!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Merintis Bisnis Catering Ala Chili Pari Milik Gibran yang Sediakan Makanan di Nikahan Bobby dan Kahiyang". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !