Apa hobi kamu, Sahabat Moola? Saya rasa hampir semua orang memiliki hobi masing-masing, tapi apakah hobi yang kita geluti itu mampu bernilai investasi di kemudian hari?

Banyak loh para pebisnis sukses berkat hobinya, yang awalnya hanya dipandang sebelah mata namun ternyata bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Salah satunya adalah sahabat saya, Deddy Prawira yang hobi merakit modeller khusus auto mobil atau motor.

Apa sih auto modeller itu? Auto modeller adalah seni merakit mobil atau motor yang lebih umum disebut 'mokit'. Deddy sudah mengoleksi 80 mokit dengan kisaran harga 400-500 ribu rupiah. Wah, berapa ya anggaran yang dikeluarkan? Jika dijumlahkan, maka totalnya sekitar 32 juta rupiah, belum dihitung dengan mokitnya yang limited edition seharga 600 ribuan.

Bagi orang awam, budget segitu sangat sayang untuk membeli mainan. Tapi jangan salah, ternyata hobi auto modeller ini bisa mempunyai nilai investasi di masa depan. Indonesia adalah pasar yang sangat berpotensi bagi produsennya dari Belanda dan Jepang, sekaligus 'surga' bagi para penyuka mokit. Skala menjadi peranan penting untuk menentukan harga jualnya, semakin kecil biasanya harga semakin tinggi berdasar skala sesungguhnya.

Layaknya mobil atau motor sungguhan yang perlu dimodifikasi, koleksi mokit juga perlu adanya modifikasi jika ingin nilai investasinya meningkat. Jadi, harus ada budget ekstra ya, tapi jangan sampai bikin cashflow berantakan. So, inilah tips koleksi mokit agar bisa jadi investasi tanpa rugi!

1. Modifikasi

Photo Credit: Tokopedia

Kalau ingin mokit terlihat kinclong, maka harus menggunakan cat body berkualitas baik seperti cat akrilic. Enamel bisa dicampur dengan thiner lalu dicat memakai kuas. Biar lebih terlihat fresh lagi, maka harus di-coumpound untuk mengasah kinclongnya. Alclad juga bagus lho untuk chrome. Jadi, koleksi mokitmu dapat bertahan lama.

2. Beli simpan

Rasanya semua penyuka mokit membelinya untuk disimpan supaya bisa menimbulkan rasa puas dan membangkitkan mood saat melihatnya. Kecuali, jika kamu mempunyai usaha penjualan mokit, ma kamu harus pandai merawatnya.

3. Rawat

Photo Credit: RONIta Digital Printing

Nah, ini nih! Merawat koleksi mokit itu penting agar nilai investasinya bisa naik. Tahan koleksi mokitmu seiring berjalannya waktu sampai ada kolektor yang mencari dengan kriteria khusus. Saat itulah kesempatan kamu menaikkan harga jual. Meski koleksi mokit belum sepenuhnya menjanjikan, namun apa salahnya menikmati hobi sambil mencoba berinvestasi?

Sahabat Moola yang tertarik mengoleksi mokit bisa gabung dengan komunitasnya yakni "Komunitas DII Indonesia" atau "Auto Modeller Indonesia" untuk sharing lebih jauh mengenai mokit. Semoga info ini bermanfaat, dan jangan lupa bagikan pendapatmu di kolom komentar ya!

BACA JUGA


6 Pelajaran tentang Keuangan dari Keluarga Besar Pada Saat Kumpul Lebaran

6 Pelajaran tentang Keuangan dari Keluarga Besar Pada Saat Kumpul Lebaran

Pertanyaan apa sih yang sering membuat kita kesal ketika sedang kumpul bareng keluarga di momen Lebaran? Bertanya tentang kapan menikah ...

Read more..

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Menjalankan Hobi Sekaligus Berinvestasi Bersama 'Mokit' Auto Modeller Indonesia". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !