Beberapa waktu lalu publik dikejutkan dengan kabar pernikahan pengusaha muda Medina Zein dengan Lukman Azhari, adik bontot Ayu Azhari. Pernikahan tersebut berlangsung mewah, megah, dan tentu meriah. Banyak selebriti kenamaan hadir dan turut memeriahkan, seolah sebuah pesta yang digelar di negeri impian.

Usai pernikahan mereka, Lukman Azhari tak luput jadi bahan pembicaraan. Medina Zein, pengusaha muda dengan omset usaha senilai 4,5 M tiap bulan tersebut dianggap tidak sepadan dengan Lukman Azhari yang hanya lelaki biasa. Ternyata, menikahi perempuan yang lebih kaya tidak semudah itu ya, Sahabat Moola! Inilah risiko yang harus kamu terima!

Risiko Positif

1. Lelaki akan termotivasi untuk menjadi lebih maju

Biasanya perempuan yang lebih kaya memiliki etos kerja keras dan keinginan untuk terus maju dan berhasil dalam segala usahanya. Dan semangat antusias ini yang bisa memicu dan memotivasi para lelaki untuk maju dan menjadi lebih baik.

2. Kesetiaan lelaki lebih dicari

Perempuan yang lebih kaya daripada lelakinya, tentu mendambakan kesetiaan, rasa sayang, cinta kasih, serta kejujuran. Mereka juga membutuhkan dukungan agar lebih sukses lagi ke depannya.

3. Dirinya saja dirawat apalagi lelakinya

Menikahi perempuan yang lebih kaya membuat lelaki merasa dirawat dan diperhatikan. Seorang perempuan kaya memperhatikan perawatan dirinya dari ujung kaki sampai ujung rambut, apalagi lelaki yang dicintainya.

4. Mempersiapkan dana untuk kebutuhan tak terduga

Perempuan yang lebih kaya biasanya sudah mempersiapkan dana apa saja yang dibutuhkan dalam rumah tangganya kelak, yang sifatnya sebagai penopang. Tentu saja sumber nafkah utama dari sang lelakinya. Segala dana di sini bisa berupa asuransi, tabungan anak, tabungan pensiun, investasi emas, saham, atau reksadana

5. Menata aset untuk masa depan

Seorang perempuan tentunya lebih tertata dalam perencanaan daripada lelaki, begitu pula dalam menata asetnya untuk masa depan. Dia sudah menata sejumlah asetnya demi hal-hal tak terduga, misalnya usaha yag sedang dijalankan, properti, mobil, ataupun asuransi untuk tempat usaha, rumah dan mobilnya.

6. Adanya perjanjian pra nikah

Ada kehawatiran dari pihak keluarga perempuan, bahwa lelaki ini hanya akan mengincar harta dan akan menghabiskan hartanya. Maka, diperlukan perjanjian pra nikah yang mengatur tentang harta bawaan dan apa yang disyaratkan pihak perempuan. Dengan demikian, pihak perempuan merasa aman karena asetnya terlindungi, dan bagi pihak lelaki pun aman karena cap materialistis dan mau memanfaatkan harta diminimalkan dengan perjanjian pra nikah.

Dalam pernikahan tentu saja akan mengalami perjalanan seperti roda berputar, tidak selamanya di bawah dan tidak selalu di atas, dan tidak selamanya baik-baik saja. Terkadang juga ada pertengkaran untuk mencari penyelesaian masalah dan pengembangan diri masing-masing untuk jadi lebih baik.

Dalam hal ini, seorang lelaki yang menikahi perempuan kaya, selain ada risiko positif maka ada pula risiko negatif seperti berikut ini!

Risiko Negatif

1. Dianggap materialistis

Bagi seorang lelaki yang mendekati perempuan kaya, pastinya akan ada yang melabeli materialistis, atau sengaja menikahi hanya untuk mengeruk harta. Dan beberapa orang akan mengira bahwa sang lelaki pasti tidak tulus karena hanya mau hartanya saja.

2. Perempuan kaya cenderung mengatur

Bagi perempuan kaya, mengatur orang lain dan mengatur anak buahnya itu sudah keharusan agar bisnisnya tetap jalan sesuai lini dan perputaran terus ada. Tetapi terkadang sifat ingin mengatur terbawa dalam kehidupan berumah tangga.

3. Perempuan kaya cenderung susah untuk diatur

Karena kebiasaannya mengatur maka perempuan kaya cenderung susah diatur oleh suaminya. Tapi apabila tidak terbawa ego, tentunya dia akan senang hati diatur untuk kebaikan oleh suaminya.

4. Terkadang lelaki dianggap tidak bisa melakukan apa-apa

Ketika menikahi perempuan kaya, seorang lelaki dianggap tidak bisa melakukan apa-apa tanpa bantuan atau support perempuannya. Dan apapun yang dikerjakannya, tidak sebanding dengan hasil pasangannya.

5. Lelaki merasa minder

Ketika menikah dengan perempuan kaya, terkadang seorang lelaki bisa merasa minder atau tidak percaya diri karena berbeda pergaulan dan berbeda cara hidup sehari-hari. Semua itu bisa diatasi jika perempuannya mau mengajarkan dan menumbuhkan percaya diri kepada lelakinya.

6. Tuntutan yang lebih tinggi membuat lelaki merasa lelah

Terkadang menikahi perempuan yang lebih kaya membuat lelaki dituntut di luar batas kemampuan sehingga hal itu membuat lelaki merasa lelah karena merasa tidak bisa memenuhi tuntutan perempuannya.

Begitulah risiko menikahi perempuan yang lebih kaya. Tetapi jika memang jodohnya begitu tentunya diperlukan pengertian, saling support, dan memotivasi masing-masing untuk menjadi lebih baik agar hubungan pernikahan lebih nyaman. Memang segalanya tidak mudah, tapi bukankah cinta mampu menyatukan segalanya?



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Menikahi Perempuan yang Lebih Kaya Tidak Semudah Itu, Sahabat Moola. Inilah Risiko yang Harus Siap Kamu Terima!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !