Kamu enggak perlu khawatir jika di akhir tahun kamu sudah merencanakan liburan atau ingin membeli barang-barang yang kamu incar selama ini. Pastikan apa yang kamu rencanakan memiliki budget pengeluaran sendiri. Ingat perasaan bersalah dalam mengeluarkan uang akan muncul jika pengeluaranmu tidak menggunakan budget yang kamu rencanakan. Berikut tips bagaimana kamu menggunakan beberapa cara untuk bisa amankan uangmu dari godaan belanja di musim liburan ini tanpa harus menyalahkan diri sendiri atas pengeluaran yang sudah terjadi.

1. Kurangi Kebiasaan Belanja yang Kamu Sukai

Photo Credit: iStock

Tenang dulu, pertama kali baca judul ini pasti langsung berpikir “apaan sih nih orang?” Ya engga? Saya pun juga begitu. Tips ini saya dapat dari teman saya yang tahun ini berhasil natalan di New York yang membuat saya iri banget sama dia. Dia bernama Mikha yang sebelum berangkat ke New York menyempatkan waktu untuk nongkrong di coffee shop dan bercerita tentang impiannya ke New York.

Setahun yang lalu, ia melakukan kebiasaan mengurangi belanja pada hal-hal yang ia sukai. Seperti nongkrong di coffee shop, membeli buku, belanja-belanja online ataupun di toko retail, dan lain sebagainya. Tentu saja hal itu tak lantas menyiksanya. Jika ia mengurangi kebiasaannya nongkrong di coffee shop, ia banyak menghabiskan waktu untuk minum kopi dengan menyeduh kopi sendiri. Demikian juga dengan hal membeli buku, Mikha menghabiskan waktu di perpustakaan nasional dengan membaca disana atau meminjam buku dari perpustakaan tersebut. Sementara ia bercerita tentang kebiasaannya membeli pakaian di online shop ataupun toko retail, ia mulai bereksperimen dengan memadupadankan pakaiannya tanpa membeli yang baru sehingga tampak tidak membosankan.

Menarik ya untuk dicoba. Apa yang ia lakukan itu bukan hal yang sudah pernah ia lakukan sebelumnya. Kebiasaan yang ia terapkan tahun lalu itu merupakan eksperimen baru yang rupanya membuat ia ketagihan. Dari kebiasaan itu, ia bisa menabung lebih banyak untuk mewujudkan impiannya natalan di New York.

2. Membuat Rencana

Tentu saja ini hal yang tak bisa dihindari. Mikha menggaris bawahi membuat rencana itu merupakan hal penting yang tak bisa diganggu gugat. Jangan sampai rencana yang sudah kamu siapkan hancur gara-gara ada pengeluaran diluar rencana yang sudah kamu siapkan. Bisa aja kan kamu mengalami bad mood yang kemudian utnuk mengatasi bad mood itu kamu harus mengeluarkan banyak uang diluar rencana.

Bad mood bisa terjadi kapan saja, maka budget “bad mood” ini juga mesti direncanakan. Jangan sampai budget yang kamu siapkan untuk mencapai impianmu terganggu dengan pengeluaran untuk mengatasi bad mood mu itu.

Apa pun impianmu itu, kamu juga tak lantas menjadi pelit pada dirimu sendiri ataupun menjadi anti social. Tentu saja, budget yang sudah kamu siapkan untuk pergi ke New York telah ter-tracked dengan baik. Jangan lupa siapkan dana-dana darurat ataupun operasional. Barangkali tiba-tiba teman kantor ada yang kena musibah dimana membutuhkan bantuanmu, dana darurat yang kamu siapkan mungkin bisa memberikan keringanan buat dia. Atau pada saat Natalan keponakan dari kampung ingin datang, pastikan kamu sudah menyiapkan dana untuk membeli hadiah.

Siapkan dana yang tidak mengganggu impianmu pergi ke New York. Track semua pengeluaranmu dan lakukan penyesuaian jika harus banget menganggu budget untuk pergi ke New York.

3. Ambil Keuntungan dari Promo atau Diskon

Photo Credit: iStock

Menyenangkan sih kalau impian ke New York bisa terwujudkan. Mikha sebelumnya telah membeli tiket pergi ke New York sejak setahun yang lalu ketika ada promo. Pada waktu itu tentu saja ia tidak memiliki uang. Ia meminjam uang ke kakaknya dan sisanya menggunakan tabungan dan kartu kredit miliknya.

Tidak ada yang salah dengan berutang selama kita tahu darimana uang yang akan kita gunakan untuk membayar utang tersebut. Beruntung Mikha tidak punya cicilan mobil ataupun handphone, jadi cara-cara dia yang tadi dia share di nomor 1 dan 2 terbukti bisa menyelamatkan dia dari utang.

Dalam membeli hadiah pada ponakannya pun, Mikha memanfaatkan diskon besar-besaran yang diadakan pada saat harbolnas. Banyak cara untuk memberi yang terbaik meskipun Mikha punya impian pergi ke New York.

4. Memanfaatkan Promo yang Ditawarkan dari Kartu Kredit

Tak melulu kartu kredit menjadi biang atas kebangkrutan kita. Kartu kredit bisa memberikan sedikit kelegaan. Seperti Mikha lakukan, ia menggunakan kartu kredit dengan promo cicilan 0% untuk 6-12 bulan. Lumayan kan. Dari kartu kreditnya itu pun ia memanfaatkan beberapa promo untuk mendapatkan cash back pada pembelian produk tertentu. Ya, beberapa restoran pun kadang memberikan diskon pada kartu kredit tertentu sekitar 10-20 %. Jadi be smart dalam gunakan kartu kreditmu.

5. Memanfaatkan Liburan Budget Rendah

Photo Credit: Jelajah Jakarta

Sebentar, bukannya liburan Mikha mau ke New York? Ya benar, tapi masa keponakannya datang engga diajak liburan? Biasanya tahun-tahun sebelumnya, Mikha dan keluarga suka mengajak saudara-saudara yang datang pada saat Natalan ke tempat-tempat yang lumayan memakan budget besar. Tahun ini dan setahun yang lalu ia mengajak saudara yang datang baik dari luar daerah atau masih di Jakarta ke tempat-tempat liburan dengan budget murah seperti ke Kota Tua, tempat wisata hutan Mangrove, taman-taman kota seperti Menteng dan Kalijodo, dan jalan-jalan keliling kota Jakarta dengan menggunakan busway.

BACA JUGA


5 Langkah yang Harus Diperhatikan Saat Ingin Membuka Usaha

5 Langkah yang Harus Diperhatikan Saat Ingin Membuka Usaha

Memiliki bisnis sendiri atau menjadi entrepreneur adalah tren masa kini. Selain agar mendapat kebebasan waktu, juga dapat memperoleh ...

Read more..

Ini ide yang menarik untuk dicoba bukan? Saya pikir ini langkah yang menarik untuk memulai menggapai impian kita liburan Natal di luar negeri. Menikmati salju dan White Christmas. Siapa yang mau mencoba caranya Mikha? Silakan saja. Selamat Natal buat teman-teman yang merayakannya. Semoga damai terus menyertai.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mau Merayakan Sensasi White Christmas? Berikut 5 Tips yang Harus Kamu Lakukan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !