Jika berbicara soal teknologi, tentunya Bill Gates paling tahu apa yang baik dan yang tidak. Bos komputer kelas dunia ini memiliki tiga orang anak yang beranjak remaja. Sebagai orang yang berkecimpung di dunia teknologi, pastinya dia tahu kapan usia terbaik memberikan gadget pada anak.

Bill Gates menegaskan dalam sebuah wawancara bahwa anak seharusnya 'TIDAK' dibolehkan memiliki ponsel pintar atau gadget sebelum usianya 14 tahun. Namun nyatanya Orang Tua di Indonesia membelikan gadget / ponsel pintar sebelum anaknya berusia 14 tahun entah untuk alasan gengsi atau pamer.

Terapkan Peraturan

Photo Credit : Amazon

Meski diakui bahwa internet juga memiliki konten yang baik dan bagus untuk perkembangan anak. Namun, jika tidak selektif dan dibatasi, screentime yang berlebihan bisa berdampak buruk pada anak.

Sebagai orang tua, kita harus berani tegas dalam menerapkan aturan terkait memberikan gadget pada anak. Meski anak mengeluh ini itu, sebagai Orang Tua harus tetap kuat menerapkan aturan itu. Memang di satu sisi, ada beberapa manfaat bagi anak yang sejak dini sudah berkenalan dengan gadget. Paling tidak sejak awal anak sudah familiar dengan teknologi.

Berikan Waktu Dan Pengawasan

Photo Credit : cdns.klimg

Untuk anak yang sudah diperkenankan menggunakan gadget, orang tua harus memainkan peran sebagai pengawas. Untuk mencegah kecanduan, anak-anak harus diberi batas waktu berapa lama harus menggunakan gadget setiap harinya.

Untuk gadget pada anak yang doyan bermain game, hindari menginstal aplikasi games yang mengandung unsur kekerasan. Apa yang dimainkan anak pada game tersebut diserap oleh anak dan cenderung akan dipraktekkan di dalam kehidupan nyatanya. Anak juga tidak boleh dibiarkan begitu saja mengakses aplikasi-aplikasi gadget sesukanya. Filterlah aplikasi-aplikasi yang akan diakses oleh anak. Dampingilah anak jika harus menjelajah internet, agar anak tidak sampai menelusuri situs bertema pornografi atau kekerasan.


Gadget Bukan Obat Anak Rewel

Photo Credit : Hellosehat

Perusahaan Teknologi sudah membuat aplikasi game khusus untuk mengasah daya pikir anak Seperti: puzzle, game kata, dan game sejenis. Anak-anak yang senang bermain gadget juga akan betah di rumah, ini adalah keuntungan buat orang tua yang sibuk. Jika anak berada di rumah, orang tua akan lebih leluasa melakukan kegiatannya. Beberapa orang tua juga membelikan anak-anaknya handphone, agar mudah memonitor keberadaan anak mereka. Di daerah-daerah yang rawan terjadi penculikan anak, membiasakan anak untuk berkomunikasi dengan HP akan cukup membantu orang tua mengawasi anak-anaknya.

Tabung Buddget Pembelian Gadget Anak Hingga Usia Cukup

Photo Credit : Image.cermati

Tak ada salahnya jika sebagai orang tua bijaksana dalam mengatur pembelian gadget untuk sang anak , ditabung dahulu untuk keperluannya nanti jauh lebih baik.

Teknologi memang seperti pisau bermata dua. Di satu sisi membawa manfaat, tapi di sisi lain jika tak digunakan secara bijak, juga bisa mendatangkan mudharat. Tugas kita sebagai orang tua adalah sejak awal menjadikan teknologi itu sahabat yang ramah dan baik bagi anak-anak kita. Hal ini tentunya membuka mata kita, bahwa para pakar teknologi sendiri tidak membiarkan anak mereka terpapar oleh kecanggihan teknologi terlalu dini. Mereka membiarkan anaknya tumbuh dengan normal, dan bersahabat dengan lingkungan sekitarnya. Agar anak bisa bertumbuh kembang dengan baik.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kapan Sebaiknya Orang Tua Membelikan Gadget Untuk Buah Hati Tercinta?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !