Seiring dengan perkembangan digital marketing yang semakin pesat, blog dilirik banyak brand sebagai sarana pemasaran produk dan jasa. Kini blogger tidak hanya menjadi hobi, juga profesi dengan bayaran yang menjanjikan. Sebagaimana yang dialami Cinta Ruhama Amelz atau Tara. Pada 2013 setelah lima tahun bekerja di sebuah majalah remaja wanita, ia memutuskan menjadi full time blogger. Artikel-artikel di blog nya bertema women lifestyle dan empowerment. Saat ini blog viewers nya berjumlah 1.000 per hari dan follower Instagram nya berjumlah 49 ribu. Tara telah bekerja sama dengan banyak brand sebagai social media buzzer, event host, hingga workshop guest speaker. Tahun lalu bersama dua partnernya, Tara membentuk woop.id, lifestyle media untuk perempuan Indonesia.

Penghasilan dari bidang apa saja yang bisa diperoleh seorang blogger? Tara menyampaikan, blogger bisa mendapat fee dari blogpost, posting di social media, sampai menghadiri event. Fee setiap blogger tentunya berbeda-beda, bergantung pada jumlah follower, estetika blogger, dan segmennya. Tara memberi gambaran fee berkisar Rp 500 ribu sampai Rp 10 juta untuk sekali posting. Tara berpesan untuk menjadi blogger yang sukses secara finansial, pastikan content yang kamu buat informatif dan menarik. Selain itu kamu harus punya nilai lebih yang menggambarkan diri kamu. Jadi orang selalu mengikuti perkembanganmu. Jangan lupa untuk selalu be professional terutama saat bekerja sama dengan brand. Berikut lima tips menjadi blogger yang sukses secara finansial ala Tara:

1. How to create an engaging blogpost?

Menurut Tara, orang membaca artikel di blog karena butuh referensi dari pengguna produk atau jasa tersebut. Mereka merasa referensi itu dapat diandalkan. Pastikan blogpost kamu informatif, singkat, dan padat. Selain itu penting memiliki karakter dalam blog yang mencerminkan style kamu. Tara membagi ada tiga jenis blogpost yang bisa kamu buat:

• Tips/tutorial blogpost: berisi problem disertai solusinya. Tambahkan product knowledge atau fakta produk, tips dari ahlinya, serta pengalaman dan langkah-langkah kamu ketika mencoba produk tersebut. Di akhir artikel coba buat trigger question, seperti ‘kalian sendiri apakah pernah mencoba produk ini juga?’. Tujuannya memunculkan interaksi dengan pembaca.

• Product review post: berisi keunggulan, fungsi, kandungan, hingga tahap pemakaian produk. Sertakan experience atau opini kamu ketika mencoba produk tersebut. Misalnya kamu mencoba produk beauty, bagaimana hasilnya ketika produk itu digunakan di dalam dan luar ruangan. Kalau kamu kurang suka dengan produk tersebut, katakan sejujurnya. Namun selalu berikan alasan dan masukan yang membangun.

• Event coverage post: berisi 5W1H (what, when, where, who, dan how). Tuliskan apa yang kamu rasakan selama menghadiri event tersebut.

2. How to create the best title and keywords?

Buat judul yang catchy, playful. Keep it short, focused, and descriptive. Pastikan judul itu fokus pada pesan yang ingin disampaikan. Judul itu bisa mengandung ‘stirring drama’, ‘playing on fear’, ‘promise massive results’, ‘relating to readers’, sampai ‘instructionals’.

3. Foto yang berkualitas.

Pastikan foto yang kamu pasang di blog tidak berbeda dengan kenyataannya. Fotolah satu objek dengan banyak angle supaya terlihat mana foto yang bagus yang bisa ditampilkan di blog. Sebaiknya pakai foto dengan style kamu sendiri. Tara menyarankan blogger untuk selalu datang lebih awal ketika menghadiri event. Supaya kamu bisa foto produk yang masih didisplay dengan rapi.

4. How to plan editorial content?

Tujuan editorial content ini adalah mendisiplinkan diri kamu dalam membuat artikel. Pertahankan semangat berbagi sehingga kamu tetap konsisten menghasilkan artikel-artikel baru. Buat tema untuk setiap artikel selama satu minggu. Cari point yang belum dibahas blogger lain. Jadwalkan selama periode itu kamu akan posting di hari apa saja. Variasikan menjadi short atau long article supaya pembaca tidak bosan. Be flexible to changes. Karena kamu juga perlu menulis blogpost yang terkait dengan trending topic yang tentunya akan bagus untuk blog kamu.

5. Promosikan blog kamu lebih gencar.

Manfaatkan semua social media yang kamu punya, entah itu Facebook, Twitter, sampai Instagram untuk menyebarkan setiap artikel yang kamu buat. Jika ada brand yang mengajak kamu bekerja sama, sebaiknya buat kontrak yang mengatur semuanya hitam di atas putih. Kalau ada perjanjian yang melenceng, kamu bisa selamat.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kamu Tertarik dengan Profesi Blogger? Simak 5 Tips Menjadi Blogger Sukses Finansial". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !