Waktu adalah uang. Masih berlakukah ungkapan ini di era teknologi canggih? Semua manusia di dunia memiliki jumlah waktu yang sama yakni 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Dengan kekayaan waktu yang sama, mengapa banyak perbedaan dalam meraih materi? Ada yang menjadi milyader dan ada yang membayar cicilan kartu kreditnya ngos-ngosan padahal bayarnya juga hanya pembayaran minimum.

Usut punya usut kesenjangan tersebut ditimbulkan terutama karena perbedaan memanfaatkan waktu. Bagi seorang milyuner, mereka sangat memanfaatkan waktu agar produktif dan akhirnya mereka dapat menjemput kekayaan dengan maksimal. Kita ulik yuk bagaimana memanfaatkan waktu sehingga waktu benar-benar menjadi uang dalam kehidupan kita.


Atur Waktu

Buatlah jadwal tertulis apapun yang ingin kita kerjakan sepanjang hari. Malam hari sebelum tidur luangkan waktu untuk melakukan evaluasi kegiatan dan keuangan. Apa yang sudah kita lakukan serta berapa dan untuk apa saja uang yang kita keluarkan dari pagi hingga siang tadi. Maka kita harus membuat perencanaan kegiatan dan keuangan untuk keesokan harinya. Memang biasanya kita telah memiliki perencanaan setiap bulannya, tetapi untuk perencanaan harian bisa ditulis lebih detail lagi. Siapa tahu ada rencana yang harusnya dikerjakan kemarin malah belum dilaksanakan, atau uang yang sedianya untuk membayar iuran BPJS belum dibayarkan karena ada keperluan lain yang tidak dapat dihindari.


Gunakan pagi dengan efisien

Daripada terburu-buru mempersiapkan aktivitas di pagi hari, lebih baik kita mempersiapkan apa yang kita perlukan pada malam harinya. Misalnya mempersiapkan pakaian dan sepatu yang ingin kita gunakan dan membereskan barang apa saja yang harus kita bawa beraktivitas pada hari tersebut. Jadi pagi harinya kita dapat sarapan dengan tenang sehingga sampai di tempat beraktivitas tidak perlu jajan lagi. Masih ada sisa waktu beberapa menit?


Menelpon lebih baik dari pesan tertulis

Tahukah kamu bahwa ternyata pesan tertulis, seperti WhatsApp, Line, Telegram, BBM justru memboroskan waktu? John Paul DeJoria, seorang kaya raya dari Amerika Serikat yang berada di urutan 219 dari 400 orang kaya versi Forbes mengatakan bahwa satu cara yang singkat dan lebih menghemat waktu dalam berkomunikasi adalah berbicara langsung melalui telepon. Pesan yang diterima lebih jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Yang pasti pembicaraan di telpon juga harus yang berkaitan langsung pada kerjaan dan bisnis ya, bukan gosip kesana kemari atau membicarakan hal yang tak perlu.


Do your passion

Pernah berpikiran bahwa semakin kita bekerja keras maka akan semakin banyak uang yang kita hasilkan? Bisa jadi sih, tetapi hati-hati bisa jadi stress dan malah jatuh sakit. Saya pernah dengan waktu penuh dari jam 8 pagi hingga 11 malam di kantor selama 5 bulan berturut-turut. Memang rekening tabungan saya bertambah tetapi saya benar-benar tidak memiliki waktu untuk menggunakan uang tersebut! Dipikir buat apa ya kerja setengah mati seperti itu? Buat mendapatkan uang? Iya uangnya 'numpuk' tuh di saldo tabungan, tapi biarpun begitu bukan berarti jadi kaya raya!

Lakukan apa yang menjadi passion kita, maka kita akan merasa kaya raya. Setidaknya gunakan weekend atau liburmu untuk mengerjakan passion dan tidak perlu memikirkan kerjaan rutin yang biasa dikerjakan. Seperti halnya perusahaan Google yang memberikan kesempatan kepada pekerjanya untuk meluangkan waktu melakukan passion-nya. Terbukti pemilik atau pemimpin Google justru menjadi orang-orang terkaya di usia yang belum mencapai 40 tahun.


Jangan multitasking dalam waktu bersamaan

Selama ini barangkali di antara kita ada yang mengira bahwa dengan multitasking maka bisa semakin produktif. Pada kenyataannya beberapa pekerjaan yang dilakukan dalam waktu bersamaan seringkali tidak memberikan manfaat atau produktivitas yang maksimal. Contohnya jika kita sedang mengikuti seminar atau talkshow, sambil mendengarkan pembicara memaparkan materinya kita juga mengerjakan invoice keuangan untuk suatu project. Haduh, nyaris dipastikan hasilnya tidak maksimal, kalau boleh dikatakan malah hasilnya akan berantakan.

Tapi, bukan berarti juga kita tidak boleh melakukan multitasking loh! Sesuaikan waktu dan tempat. Misalkan kita seorang social media specialist merangkap ibu rumah tangga, maka jangan pernah mengerjakan tugas kita sambil menjaga anak-anak berenang atau memasak.

Photo Credit: Flickr

Dengan membuat waktu lebih efisien dan efektif, maka kita semakin produktif dan memberi dampak besar bagi keuangan kita. Maka ungkapan “Waktu adalah Uang” ternyata masih berlaku di masa teknologi canggih seperti sekarang ini!

BACA JUGA


5 Cara Mengubah Hobi Shopping Menjadi Bisnis Menjanjikan

5 Cara Mengubah Hobi Shopping Menjadi Bisnis Menjanjikan

Bisnis dari shopping bisa dilakukan agar hobi yang satu ini tidak semata-mata menghabiskan uang, tetapi bisa menambah uang

Read more..

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Jika Waktu Adalah Uang, Apakah Waktu Bisa Membuatmu Kaya Raya?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !