Jadi, perubahan apa aja yang akan kamu hadapi, dan bagaimanakah tahapannya? Apa aja yang dapat kamu lakukan untuk dapat bertahan atau bahkan dapat sukses melewati semua tahapan nanti? Simak jawabannya di sini :

1. Tahapan Lulus Kuliah, Saat Dimulainya Kegalauan Akut

Perjuangan selama bertahun-tahun di bangku kuliah telah usai saat kamu di wisuda. Mimpi untuk mendapatkan gelar sarjana pun sudah terealisasi. Akan tetapi tahapan ini justru adalah saat dimulainya kegalauan akut seorang remaja, kenapa ? Karena pada saat ini kamu akan diberondong pertanyaan tentang " Bagaimana rencanamu setelah ini?" atau “tamat kuliah mau ngapain?”

Jika setamat kuliah pilihan nya adalah nganggur dulu, kawin dulu atau kerja dulu..pasti kamu akan memilih jawaban yang terakhir khan? Mau kerja, itu pastilah, cuma yang bikin bingung kerja apa, di mana, bagian apa, gajinya berapa, bisa lolos tidak tesnya nanti dan yang terpenting bisa tidak saya menjalaninya nanti ?

Setelah lulus kuliah, kamu totally akan memulai hidup yang baru, siap ataupun tidak, harus siap.

Apa yang akan terjadi setelah kamu lulus kuliah nanti ? Akankah gelar sarjana cukup untuk mengubah dunia ? Akankah IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) menjadi tolok ukur kesuksesan ?

Sadarlah bahwa menjadi fresh graduate artinya kamu akan punya kesempatan yang besar untuk menjajaki dunia kerja. Kampus sudah membekali kamu dengan berbagai pengetahuan akademik yang sesuai dengan bidang yang kamu geluti di dunia kerja nantinya. Tanamkan niat dalam hati selalu berusaha untuk mendapat pekerjaan yang sesuai keinginan, jangan pernah takut dan malas mencari kerja dengan persaingan yang berat pada zaman sekarang. Jika punya gelar sarjana dengan kualitas yang bagus pasti tenaga dan ilmu yang kita peroleh akan sangat dibutuhkan.

2. Tahapan Menjual Diri, karena IPK Tinggi aja Gak Akan Menjamin Kamu Dapat Pekerjaan yang Sesuai Keinginan

Akan menjadi apakah kita setelah lulus nanti dan mau kemana kita setelah menyandang gelar sarjana nanti tergantung bagaimana kita bisa menjual diri kita setelah kita lulus kuliah.

Mencari pekerjaan adalah satu kegiatan awal yang kamu lakukan untuk melanjutkan kehidupan kamu. Saat kamu mencari pekerjaan kamu akan tersadar bahwa pendidikan formal aja gak akan cukup, dan Indeks Prestasi Kumulatif yang tinggi gak akan menjamin mudahnya kamu mendpat pekerjaan yang sesuai keinginan.

Mungkin kamu akan lebih banyak mengikuti event-event job fair, career day, membaca lowongan pekerjaan di media cetak, di internet atau apapun dengan tujuan untuk memperoleh sebanyak mungkin informasi tempat kerja yang sreg di hati kamu. Di tahapan ini kamu akan banyak belajar bagaimana mempromosikan diri sendiri, bagaimana membuat personal branding dengan baik, bagaimana cara menjalin komunikasi dengan baik, sampai ke bagaimana cara melakukan deal gaji dengan pihak perusahaan sampai akhirnya kamu akan terbiasa mengalami penolakan demi penolakan.

ncies.ccs.k12.nc.us

Menjual diri ketika sudah lulus kuliah sangatlah penting, menjual pengetahuan yang sudah kita dapatkan pada saat kuliah, menjual potensi terbaik kita untuk membantu lingkungan sekitar serta menjual ide terbaik kita untuk masyarakat. Salah satu cara mempraktekannya adalah berusaha tekun mencari informasi berguna dan menggali bakat yang kamu punya.

Kamu dapat memanfaatkan internet untuk mencari link pekerjaan setelah itu kamu dapat memasukkan resume dan lamaran pekerjaanmu ke perusahaan atau instansi-instansi sesuai minat dan kemampuanmu.

Menjadi seorang yang berguna, selalu berusaha, jujur dan cerdas adalah kunci jika kamu ingin menjual diri. Hilangkan sifat malas dan malu, jadilah seorang sarjana yang cerdas dan pandai memanfaatkan kesempatan. Percayalah bahwa Tuhan akan selalu bersama orang-orang yang mau berusaha.

3. Tahapan Mendapat Pekerjaan Pertama, Membuatmu Sangat Antusias dan Bergairah

Selamat, di tahapan ini akhirnya perjuangan kamu mencari pekerjaan terbayar lunas dan kamu berhasil mengemban tugas pada pekerjaan pertama kamu. Pekerjaan pertama ini biasanya memberi kamu semangat dan antusiasme yang sangat tinggi. Kamu akan bangun lebih pagi dari baiasanya. Kamu akan menjadi lebih ramah kepada setiap orang yang kamu temui di jalan. Bahkan kamu akan menjadi lebih baik hati terhadap saudaramu sendiri.

Rasa bangga saat berangkat kerja dan pertanyaan seputar bagaimana nanti dihari pertama bekerja pasti akan menghantuimu. Pertanyaan-pertanyaan ini akan keluar dari benak kamu : Nanti susah gak ya kerjaannya? Bos-nya galak gak ya? Teman-teman kerjanya gimana ya?

Yang namanya kantor baru, semuanya pasti serba baru, mengingat nama rekan-rekan kerja baru, atasan baru, hingga peraturan perusahaan.

Pada saat memasuki dunia kerja, ingatlah untuk selalu dapat menyesuaikan diri dengan budaya perusahaan dan jangan malu untuk bertanya.

Ikuti aturan yang diterapkan tempat kerja yang baru. Jika ada kewajiban untuk mengenakan seragam kantor, pakailah seragam yang sesuai. Pada tahap awal bekerja, selalu usahkan untuk membuka diri. Berdiskusi dengan atasan tentang tugas utama dan prioritas yang harus dikalukan serta cari tahu juga soal prosedur kerja, dan evaluasi kerja. Ingatlah selalu jika kamu menemui masalah, jangan pernah malu bertanya. Tanyalah kepada atasan langsung atau rekan kerja yang lebih senior.

4. Tahapan Memperoleh Gaji Pertama, Kamu Gak Akan Keberatan Ngeluarin Uang Banyak demi Menyenangkan Diri Sendiri

Pada saat masih kuliah, mungkin kamu akan berfikir ribuan kali untuk mengeluarkan uang yang besar. Karena alih-alih untuk belanja lebih baik uangnya digunakan untuk kegiatan kamu di kampus.

Akan tetapi, setelah kamu memperoleh gaji pertama yang lumayan gede, membeli gadget canggih keluaran terbaru seharga 10 juta mungkin akan kamu lakukan demi menyenangkan diri sendiri. Saat itu kamu akan berfikir : kalau memang aku mampu, kenapa enggak?

Sesekali kamu boleh memberi reward untuk diri sendiri atas pencapaian terbaik kamu saat ini, selama masih dapat dipertanggung jawabkan dan memacu kamu untuk lebih giat lagi berkarya dan menghasilkan pendapatan yang lebih besar, why not?

5. Tahapan Mengelola Pendapatan Rutin, Mulai Itung-Itungan Pendapatan dan Pengeluaran, Mulai Mikir untuk Investasi

Sewaktu kamu masih kuliah, gak punya investasi bukanlah hal yang menyedihkan karena masih ada orangtua yang mensupport habis-habisansemua kebutuhan kamu. Atau, ada beasiswa yang masih dapat kamu andalkan untuk memperoleh pendapatan rutin bulanan.

Hal ini sudah gak lagi bisa kamu lakukan ketika kamu sudah bekerja, saat kamu bertanggung jawab atas diri kamu sendiri. Boleh jadi akan muncul rasa gak nyaman saat uang di rekening kamu hanya tersisa beberapa ratus ribu aja.

Nah, dari kenyataan itu kamu akan mulai berhati-hati mengatur keuangan kamu. Kamu akan menjaga pendapatan rutin kamu seimbang dengan pengeluaran agar tetap punya dana cash saat timbul kebutuhan mendadak. Kamu akan berfikir bagaimana cara yang tepat untuk dapat berinvestasi secara rutin tanpa mengganggu cashflow kamu sekarang.

Kamu akan mencari-cari informasi dari berbagai sumber yang terpercaya untuk mendapatkan produk investasi yang dapat disetel ke tombol otomatis, dimana pada saat kamu terima pendapatan, saat itulah akan terdebet secara otomatis kerekening investasi kamu dan akan berjalan secara rutin dari bulan yang satu ke bulan berikutnya. (ERL)



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ini yang akan terjadi setelah kamu berusia 20 tahun nanti : Tahapan Transisi Kehidupan yang Lebih Menantang saat Kamu Bertemu dengan yang namanya Dunia Kerja". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !