Ini seperti sentilan buat diriku sendiri atau mungkin Sahabat Moola. Yup! Di saat kita mengeluarkan biaya sekali makan 150 ribu rupiah tanpa masalah dan kita baik-baik saja, sesungguhnya kita tidak baik-baik saja terutama financial kita. Mungkin Sahabat Moola berpendapat selama kita mampu sah-sah saja mengeluarkan 150 ribu buat sekali makan, hati-hati dengan kebiasaan kita ini bisa-bisa justru harus melakukan #TobatFinansial.

Saya ingat ketika SMP Ibu saya selalu memberikan rewards uang 50 ribu buat sekali makan. Ini dilakukan karena saya susah makan padahal saat itu uang 50 ribu besar sekali nilainya. Setelah seminggu dan merasa nafsu makan saya kembali stabil, akhirnya Ibu pun menghentikannya karena berpikir bisa bangkrut kalau terus-terusan. Setelah saya dewasa, Ibu menyadari bahwa itu tidak mendidik dalam hal finansial anaknya di kemudian hari.

Agar tidak terjebak masalah yang akan ditimbulkan setelahnya, simak yuk beberapa hal berikut ini!

Belajar Hidup Sederhana

Photo Credit : Maitreyavoice

Kalau dulu Sahabat Moola tak pernah mempermasalahkan 150 ribu buat biaya sekali makan atau bahkan hingga menyentuh angka di atas 1 juta (sekalian traktir teman), mulai saat ini belajarlah untuk hidup yang lebih sederhana. Terkadang gaya hidup lingkungan membuat kita ikut terbawa suasana. Rasa tidak enakan pada teman membuat kita menjadi gagal berkomitmen untuk hidup hemat dalam hal finansial. Tak apa jika pekerjaan sudah jelas tanpa menggangu investasi. Tapi harus dipikirkan kembali bila kita adalah seorang pekerja lepas.

Tak Ada yang Nyaman dengan Posisi Finansial

Photo Credit : 2.bp

Seberapa besar income yang dihasilkan selalu tidak akan pernah cukup. Semakin besar pemasukan kita maka semakin besar juga pengeluaran, ada saja yang ingin dibeli jika kita tidak bisa disiplin dan mengontrolnya.

Masih Banyak yang Kelaparan di Luar Sana

Photo Credit : TheStar

Di saat banyak orang kelaparan, kita justru menyisakannya untuk dibuang. Jangan pernah lakukan itu ya, Sahabat Moola. Belilah makanan sesuai dengan porsimu, jangan kalap dan lapar mata begitu lihat makanan walaupun terlihat lezat dan menggugah selera. Lebih baik beli sedikit, jika masih lapar kita bisa menambahnya lagi daripada harus memborong banyak makanan nantinya malah tidak kemakan justru akan terbuang sia-sia.

Hargai Jerih Payahmu

Photo Credit : Cdn2

Hargailah setiap waktu yang dipakai untuk menghasilkan uang. Jangan dihamburkan hanya untuk persoalan perut, walaupun terkadang kita boleh memanjakan diri sesekali selama kita bisa mengaturnya dengan baik.

BACA JUGA


5 Trigger Membicarakan Uang dengan Teman Secara Blak-blakan

5 Trigger Membicarakan Uang dengan Teman Secara Blak-blakan

Membicarakan keuangan bersama teman kadang menjadi hal tabu dan kaku. Bagaimana caranya agar mereka mau blak-blakan bicara tentang keuangan

Read more..

Bagaimana, Sahabat Moola? Hidup sederhana tidak selamanya merugikan justru menguntungkan karena kita jadi lebih bersyukur dengan setiap jerih payah dan penghasilan kita. Hidup sederhana yuk, Sahabat Moola!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Budget 150 Ribu Sekali Makan, Inilah Awal Masalah Finansial". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !