Beberapa waktu lalu saya sempat bertanya kepada Teh Wina - sapaan akrab Ligwina Hananto, Managing Editor Moola.id tentang reksadana yang recommended. Teh Wina justru memberi saya tantangan untuk membuat artikelnya meski sempat pusing harus menulis apa.

Jadi, sebelum memutuskan memilih reksadana yang tepat, kita harus lebih dulu mengenalinya. Investasi merupakan hal yang berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan harapan mendapatkan keuntungan pada masa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal.

Apabila berminat untuk berinvestasi, maka Sahabat Moola perlu mengetahui beberapa pilihan membeli reksadana berikut tujuan dan kebutuhannya.

Jangka Pendek

Photo Credit: iStock

Jika kita ingin investasi yang mudah diambil dalam jangka waktu yang pendek, kita bisa mengalokasikan dana pada investasi deposito yang mana jangka pencairannya bisa kita atur sendiri. Jangka waktu deposito adalah mulai 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan dan seterusnya. Besaran dana yang diinvestasikan setiap bank dan produk pun berbeda sesuai kesiapan dana kita berada di level berapa. Selain itu, kabar baiknya, ada pula tabungan di bank yang sewaktu-waktu dapat diambil. Jangan pernah bermimpi untuk membeli reksadana pasar uang jika hanya mencari keuntungan jangka pendek, sebab nilai pasar uang sangat fluktuatif.

Jangka Menengah

Photo Credit : MarketeerPhoto

Investasi menengah biasanya 5-10 tahun. Dari segi finansial, untuk menabung/investasi jangka menengah, sebaiknya hindari menyimpan uang di bank karena waktu 5-10 tahun bukanlah waktu yang sebentar. Lagipula, jika kita menyimpan uang di bank, maka uang kita akan tergerus oleh inflasi. Untuk meminimalisir hal tersebut, kita dapat menaruh uang di instrumen investasi deposito. Selain itu, pertimbangkan pula untuk berinvestasi di pasar modal obligasi, sehingga diharapkan akan memberi hasil yang lebih baik dibanding deposito.

Jangka Panjang

Photo Credit : ArticleLibrary

Bila sebuah investasi tidak untuk dijadikan penghasilan utama, maka alternatif pilihan yang bisa kita gunakan adalah investasi jangka panjang, misalnya investasi emas, reksadana (mutual fund), investasi saham, investasi obligasi, investasi program pensiun, serta investasi property.

Setelah mengenali jenisnya, kita juga perlu memiliki semuanya berdasar tingkat kebutuhan agar masa muda bahagia dan masa tua lebih sejahtera. Seperti halnya kita ingin pergi berlibur, untuk tahu persiapan dan cara menuju ke sana, kita harus tahu dulu destinasi yang jadi pilihan, Demikian pula dengan masa depan, kita harus menyusun impian baru mencari jalan untuk mencapainya.

BACA JUGA


Mengatur Kelebihan Uang Jangan Asal. Kenalan dengan Reksadana Yuk, Sahabat Moola!

Mengatur Kelebihan Uang Jangan Asal. Kenalan dengan Reksadana Yuk, Sahabat Moola!

Saat kita ada dalam posisi kelebihan uang untuk kehidupan sehari-hari, pilihannya adalah antara militan untuk menabung atau bebas belanja ...

Read more..

Nah, untuk memulai berinvestasi, Sahabat Moola bisa mendatangi Commonwealth supaya bisa memilih berbagai macam produk investasi yang sesuai keinginan dan kebutuhan. Commonwealth bisa diibaratkan 'supermarket'-nya produk-produk investasi. Yuk, tunggu apa lagi? Mari segera berinvestasi!



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Bingung Memilih Investasi Reksadana? Kenali Dulu Tujuannya Biar Tepat Sasaran". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !