Mari kita bahas satu per satu perubahan yang terjadi.


Tahap Pendekatan / PDKT


Jaman sekarang gak ada yang gratis! Begitu juga dengan tahap PDKT alias persiapan pacaran. Biasanya yang mengalami perubahan lebih drastis di tahap ini adalah para pria. Pengeluaran bulanan akan bertambah karena ada kegiatan traktir makan, traktir nonton, antar jemput, beli hadiah / kado, dll.

Buat para cowok, sesuaikan anggaran dengan pendapatan bulanan. Tidak perlu berusaha terlihat "wow" padahal sebenarnya kondisi finansial kita tidak memungkinkan. Jika ada momen-momen khusus yang perlu perayaan istimewa, sisihkan dana 2-3 bulan sebelumnya.

Buat para cewek, jangan memanfaatkan situasi. Ingat, dia sedang berusaha memenangkan hatimu, bukan mengisi dompetmu atau memenuhi kebutuhan bulananmu. Lebih penting cermati karakter dan kepribadiannya untuk memutuskan apakah dia orang yang tepat untukmu atau bukan. Psstt, sesekali gantian kamu yang traktir makan atau nonton boleh juga.


Tahap Pacaran


Setelah resmi menjadi sepasang kekasih, kalian akan lebih sering menghabiskan waktu bersama. Konsekuensinya sudah pasti, ada peningkatan kebutuhan dana pacaran. Ya kan? Bisa jadi jumlahnya sekarang sudah berada pada satuan juta (per bulan), bukan ratus ribu lagi. Anggaran untuk urusan saling memberi hadiah pun kemungkinan besar bertambah. Dari kaus superhero favorit jadi ikat pinggang bermerek; dari pernak-pernik lucu jadi handbag. Atau bahkan, ada yang sudah merencanakan liburan bersama.

Ingat, saling mengetahui kondisi finansial masing-masing adalah hal penting. Dengan mulai terbuka satu sama lain tentang pekerjaan, tentu bisa diperkirakan bagaimana kondisi keuangan pasangan. Wajib hukumnya mulai memperhatikan bagaimana pasangan mengatur keuangannya : apakah hemat, cermat, dan bersahaja atau cenderung mudah mengeluarkan uang? Jika dia nanti jadi pendamping hidupmu, poin ini tidak bisa dipandang sebelah mata!

Buat kalian berdua :

  • Tetaplah jadi diri sendiri! Kalau kamu memang tidak mampu ngopi cantik setiap hari, -padahal pasangan terbiasa melakukan itu-, jangan dengan gampangnya mengikuti gaya hidupnya.
  • Diskusikan perbedaan kondisi finansial dengan penuh cinta kasih (#tsaaah!).
  • Jangan lupa, jika ada rencana pengeluaran dalam jumlah besar, rencanakan dengan matang. Sisihkan dana dari pendapatan tahunan misalnya bonus atau THR, supaya tidak mengganggu cashflow bulanan.


Tahap Pacaran Serius / Tunangan

Pada tahap ini, biasanya pembicaraan tentang uang sudah mulai serius, bahkan mungkin sudah menjurus ke investasi bersama. Seiring dengan rencana pernikahan, semakin jelas bahwa dalam sebagian besar hal, berlaku prinsip UUD alias Ujung-Ujungnya Duit. Berapa anggaran resespsi pernikahan dan siapa yang akan menanggung? Berapa harga rumah idaman dan siapa yang akan membeli? Apakah kendaraan roda dua butuh diganti menjadi roda empat?

Kalian berdua dapat melakukan ini : masing-masing berkomitmen untuk menyisihkan dana sejumlah tertentu per bulan, sebagai bekal tabungan bersama kelak. Jika jumlah sudah mencukupi, masing-masing bisa memindahkannya ke produk investasi misalnya deposito atau reksadana. Jangan lupa saling mengingatkan ya.

Sedangkan hal ini, sebaiknya tidak kalian lakukan : membeli aset bersama. Hal ini bisa disiasati dengan membagi tugas. Misalnya pihak laki-laki bertugas membeli rumah sedangkan pihak wanita yang akan membeli kendaraan. Pemiliknya nyaman, pengurusan legalitasnya jelas, hati pun tenang. Ga ada yang mau kan mengalami perebutan hak milik rumah / mobil karena peristiwa gagal nikah.

Begitulah, cinta boleh kuberikan, tapi selama belum sah, uang belum kuberikan ya? Selamat pacaran sambil ngomongin duit! Eh, ada diantara kalian yang pernah punya pengalaman lain? Sila share disini ya.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Baru pacaran? Perhatikan Perubahan Finansial yang Terjadi Pada 3 Tahap Hubungan!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !