Terkadang perjalanan kehidupan berumah tangga tak selalu berjalan mulus, apalagi kalau menyangkut masalah financial, masalah kecil bisa menjadi besar. Beda Prinsip keuangan yang dipegang masing-masing bisa mempengaruhi kebiasaan. Agar kebiasaan buruk pasangan mengatur keuangan tidak merusak hubunganmu, ikuti tipsnya yuk!

Jangan berhenti belajar dan mencari tahu

Photo Credit : Image Statick

Belajar tidak harus yang berbayar mahal tapi bisa juga dari buku atau media sosial yang saat ini lebih mudah, efisien dan fleksibel waktunya, bergantung kitanya mau menambah ilmu atau tidak. Cari Informasi sebanyak-banyaknya tentang membuka usaha atau pengaturan keuangan karena ini akan mempengaruhi keputusan selanjutnya.

Punya prinsip

Photo Credit : Expert

Agar keuangan keluarga aman maka kamu harus memegang prinsip, jangan mudah tergiur pada tawaran yang hanya akan menguras tabungan keluarga. Dipikirkan baik-baik sebelum mengambil keputusan untuk mengeluarkan uang, jangan sampai menyesal kemudian.

Membangun bisnis

Photo Credit : Insidemallbussines

Bagaimana mungkin membangun bisnis di saat krisis keuangan? Namun, dimana ada kemauan pasti ada jalan, bukan?

Right! Bisa jadi, krisis yang terjadi adalah tantangan agar kamu berusaha membuat jalan baru untuk 'memperkaya' dirimu. Yang paling mudah adalah lakukan yang sesuai dengan minatmu terlebih dahulu.

Jika masalahnya permodalan maka lihat di sekeliling, adakah barang berharga layak jual yang dapat dijadikan modal usaha. Selain itu, manfaatkan gadget-mu secara maksimal, siapa tahu kamu bisa mengembangkan bisnis jasa yang mudah diakses oleh siapa saja. Jangan lupa, lihat segmentasi di sekitar rumahmu, siapa tahu kamu bisa menemukan peluangmu dengan menyediakan apa yang dibutuhkan lingkungan sekitarmu.

Sisihkan penghasilan

Photo Credit : cdn.klimg

Ketika bisnismu sudah berjalan, jangan lupa harus segera menyisihkan uang sesuai dengan pos dan pembagiannya. Harus dipaksakan jangan sampai usahamu malah tak ketahuan keuntungannya. Di awal, jangan berharap akan mendapat keuntungan besar, sisihkanlah sedikit demi sedikit.

Target pribadi

Photo Credit : Verticalresponse

Melihat target market untuk memulai bisnis ketika krisis itu penting, agar tujuan dari usaha kamu bisa tepat sasaran serta energi dan waktu kamu tidak terbuang sia-sia. Seseorang yang memiliki target dalam melakukan pekerjaan tentu selalu memiliki semangat dalam bekerja. Semangat inilah yang menjadi motivasi untuk melakukan usaha dengan sebaik-baiknya sehingga memperoleh hasil yang maksimal.

Orang yang mau belajar dan mengembangkan diri untuk menghadapi perubahan akan selalu mengalami peningkatan dalam hidupnya, untuk itu, goal setting sangat dibutuhkan. Sebagai contoh, seseorang yang memiliki tujuan untuk membangun dan memperbesar bisnisnya akan bekerja dengan penuh semangat dan motivasi yang tinggi. Dan memang selalu terbukti kalau kinerjanya ada di atas rata-rata dan sangat memuaskan. Dengan menetapkan target (goal) tentu tidak menjadikan seseorang menjadi tidak bersemangat ketika apa yang direncakan sudah terwujud, bahkan menjadikannya semakin termotivasi untuk melakukan yang lebih baik lagi. Dengan demikian, kesuksesan sangat mudah untuk diraih.

BACA JUGA


Cara Mudah Cepat Kaya. Belajar dari Kisah Sukses Para Miliarder yang Membagi Ilmunya

Cara Mudah Cepat Kaya. Belajar dari Kisah Sukses Para Miliarder yang Membagi Ilmunya

Menjadi kaya dan hidup berkecukupan adalah hak semua orang. Asal tahu caranya, kamu bisa juga kok meraih sukses yang sama

Read more..

Semoga bermanfaat!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Bagaimana Memulihkan Krisis Keuangan Keluarga Agar #SekuatTiangListrik? Ikuti Cara Berikut Ini, Sahabat Moola!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !