Sahabat Moola, memasuki usia dua puluh tahun ke atas biasanya kita akan mulai berpikir tentang pernikahan. Gaji bulanan yang kita dapatkan seharusnya bisa disisihkan sebagai dana persiapan. Namun, alih-alih tabungan terkumpul, bisa-bisa dana pernikahan malah terbengkalai karena terbiasa melakukan 5 hal yang dianggap ‘wajar’ berikut ini. Adakah salah satunya dari kebiasaanmu?

1. Sering nongkrong di kafe

Photo Credit: CLEO Thailand Online Magazine

Hal 'wajar' pertama dan sering dianggap biasa adalah nongkrong di kafe setidaknya tiga kali dalam sepekan. Meskipun hanya untuk menikmati secangkir kopi, ternyata bila dijumlahkan hasilnya sungguh mencengangkan. Ilustrasinya adalah begini:

1 kali nongkrong = Rp50.000,-

1 minggu 3 kali nongkrong = 50.000 x 3 = Rp150.000,-

Dalam sebulan = 150.000 x 4 = Rp600.000,-

Dalam setahun = 600.000 x 12 = Rp7.200.000,-

Dengan uang sejumlah Rp7.200.000,- kamu bahkan bisa menyewa jasa MUA paling murah atau membuat foto pre wedding menggunakan jasa fotografer yang cukup lumayan. Sayang sekali, bukan?

2. Mengoleksi sesuatu secara berlebihan

Photo Credit: Pinterest

Tidak ada salahnya dengan kegemaran mengoleksi sesuatu. Namun bila hal tersebut menjadi addictive, kamu akan terus mengejar kepuasan hingga tak ada lagi batasan. Misalnya kamu sangat hobi mengoleksi buku, setiap ada buku keluaran terbaru dari genre dan penulis favorit, kamu merasa sangat ‘berutang’ jika belum memilikinya, bukan? Padahal, harga buku di Indonesia tidak bisa dibilang murah. Anggap saja 1 buku ketebalan sedang seharga Rp60.000,- dan setiap bulan kamu membeli 3 buah buku, maka setiap tahunnya kamu sudah menghabiskan uang senilai Rp2.160.000,-

Untuk menyiasati hasrat belanja buku yang menggebu, kamu bisa berkunjung ke perpustakaan secara rutin untuk meminjam buku-buku koleksi secara gratis hingga dana pernikahanmu cukup terkumpul.

3. Hobi mahal

Photo Credit: Atlas & Boots

Selain kegemaran mengoleksi sesuatu, hal 'wajar' yang bisa membuat dana pernikahan sulit terkumpul adalah melakukan hobi yang mahal, misalnya travelling ke luar negeri, mengendarai mobil balap, diving, atau golf. Memang tidak ada salahnya mengerjakan hobi yang susah dipisahkan dari kehidupan kita, namun apa salahnya menahan diri demi mengalokasikan dana pernikahan yang sedianya dilaksanakan segera?

4. Beli makan di luar

Photo Credit: The Mix

Mahasiswa atau pekerja kantoran yang tidak sempat sarapan di rumah dan tidak membawa bekal makan siang, biasanya sering membeli makan di luar dan justru menghabiskan dana lebih besar. Cobalah untuk memasak atau menyiapkan hidanganmu sendiri agar pengeluaran bisa ditekan.

Perhatikan ilustrasi berikut ini:

1 porsi makan dan minum = Rp50.000,-

2 kali makan di luar dalam sehari = Rp100.000,-

Dana makan sebulan = Rp3.000.000,-

Dana makan setahun = Rp36.000.000,-

Tak terasa sangat besar, bukan? Dana sebanyak itu sangat memungkinkan untuk biaya katering atau MUA pengantin dan keluarga lho, Sahabat Moola.

5. Main hape tak kenal waktu

Photo Credit: ABSFreePic

Hal ‘wajar’ terakhir yang sering sekali dilakukan adalah bermain hape tak kenal waktu, bisa untuk memutar YouTube, download game, menelpon teman hingga berbusa-busa, dan sebagainya. Jika dalam sebulan saja kamu menghabiskan kuota data yang terlalu banyak dan pulsa jutaan rupiah, mengapa tidak mengurangi kebiasaan tersebut agar dana pernikahan segera terkumpul?

BACA JUGA


Gaji 3 Jutaan, Inilah Jurus Jitu Menyiapkan Dana Pernikahan

Gaji 3 Jutaan, Inilah Jurus Jitu Menyiapkan Dana Pernikahan

Pernikahan bahagia adalah impian siapa saja. Namun jangan sampai niatan mulia itu terhalang karena gaji hanya 3 jutaan

Read more..

Nah Sahabat Moola, itulah 5 hal ‘wajar’ yang sering kita lakukan dan bisa membuat dana pernikahan jadi sulit dikumpulkan. Adakah hal ‘wajar’ lain yang belum disebutkan? Share di kolom komentar, ya!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Awas! 5 Hal ‘Wajar’ Ini Bisa Bikin Dana Pernikahan Sulit Terkumpul!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !