http://dailymail.co.ukKabar mengejutkan dari bintang Hollywood ini sedang ramai dibicarakan di media-media. Johnny Depp adalah orang nomor 5 terkaya di Hollywwod. Nyaris tidak ada yang menyangka kalau Johnny Depp bisa mengalami krisis finansial. Biasanya kan gossip yang datang dari Hollywood itu tentang skandal perselingkuhan, pengakuan dirinya adalah seorang LGBT, kepemilikian narkoba, dan yang juga ramai sekarang adalah tentang sexual harassment.

Kok bisa ya Johnny Depp mengalami krisis finansial? Yuk cek kebiasaan Johnny Depp yang perlu kamu ketahui!

1. Spending Habits

photo credit: dailymail.co.uk

Dikutip dari Variety, pengeluaran Johnny Depp dalam sebulan mencakup 2 juta dollar untuk pemeliharaan 14 rumah tinggal termasuk chateau di Perancis dan 4 pulau berantai di Bahama. Ada juga 156 meter kapal pesiar yang mewah, 12 fasilitas penyimpanan di Los Angeles yang full dengan memorabilia termasuk koleksi 70 gitar dan lukisan karya dari Klimt, Modigliani, Basquiat, dan masih banyak lagi.

Itu belum cukup. Masih ada biaya untuk pembayaran gaji 40 pegawainya yang menelan biaya 300 ribu dollar per bulan, pembayaran gaji security untuk dirinya, 2 anaknya, dan beberapa anggota keluarga lainnya memakan biaya 150 ribu dollar per bulan.

Tambahan, 10 juta dollar untuk mendukung aktifitas teman-teman dan keluarga, 30 ribu dollar untuk minum anggur, dan 5 juta dollar untuk upacara pemakaman jurnalis Hunter S. Thompson yang ia sangat idolakan. Ia juga membayar 7 juta dollar pada mantan istrinya atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga dan Depp mengalami pemerasan uang yang menyebabkan perceraian.

Whoa. Ngeri ya lihat pengeluaran sosialita. Apa kamu juga termasuk orang yang suka menghamburkan uang? Hati-hati ya, pendapatan besar bukan berarti pengeluaran juga ikut besar.

2. Minus Financial Literacy

photo credit: fanpop.com

Johnny Depp pernah berkata bahwa dirinya bukanlah seorang pengacara, bukan juga seorang akuntan, dan bukan pula seorang yang qualify untuk membantu anaknya mengajarkan PR matematika. Ia bilang, dia selalu percaya pada orang-orang di sekitarnya. Itu berlaku juga bagaimana ia mempercayakan segalanya pada perencana keuangannya.

Celakanya, Johnny Depp bukan orang yang suka literasi keuangan, terbukti ketika perencana keuangannya mengeluhkan pribadi Johnny yang tidak suka membaca laporan keuangan yang dipresentasikan oleh perencana keuangannya. Meskipun sudah dibuat seringkas mungkin dalam satu halaman, Johnny tetap tidak membacanya.

Idealnya, sebagai orang yang memiliki uang harusnya Johnny memahami setiap laporan keuangan yang ia terima dari perencana keuangannya dan mendokumentasikan semua rekomendasi yang diberikan oleh perencana keuangan seperti misalnya peringatan untuk tidak menghamburkan uang karena kondisi keuangan yang sedang menipis.

3. No Approval

photo credit: i2.wp.com

Setelah menyadari dirinya mengalami kebangkrutan, Johnny mulai menuduh tim perencana keuangannya tidak memberikan penjelasan padanya ketika ia harus mendatangani berbagai macam surat yang ternyata berupa pengajuan utang sebesar 5 juta dollar untuk menyelamatkan dia dari bencana keuangan.

Ia mengaku benar-benar dalam kondisi yang gelap – sama sekali tidak mengetahui untuk apa ia menandatangani surat-surat tersebut.

4. Kenali Uangmu

photo credit: resizing.flixster.com

Karier yang cemerlang di dunia Hollywood sebagai actor dengan gaji puluhan juta dollar tidak membuat Johnny cukup bertanggung jawab terhadap pengeluaran yang sangat boros. Menyerahkan semua uang kepada perencana keuangan bukanlah hal bijak. Johnny seharusnya lebih kritis dan rinci terhadap setiap laporan bulanan ataupun triwulan yang ia terima. Seharusnya ia kenali kemana uang yang didapat itu pergi. Sayangnya itu tidak terjadi, segalanya diserahkan pada perencana keuangannya.

5. Mungkin Saatnya Mengganti Perencana Keuanganmu

photo credit: oracleoffilm.files.wordpress.com

Perencana keuangan adalah orang yang pintar dalam mendokumentasikan laporan keuangan dengan segala dokumen pendukung. Banyak dari perencana keuangan itu takut disalahkan oleh kliennya bila ia memberikan laporan keuangan rugi atau di luar ekspektasi klien. Maka dari itu, sangat penting untuk mengkritisi setiap laporan keuangan yang diterima. Jika seandainya Johnny menemukan keganjilan, dan mulai kehilangan kepercayaan pada semua rekomendasi yang diberikan oleh perencana keuangan, mungkin saatnya Johnny mulai mencari perencana keuangan yang baru yang lebih bisa dipercaya memegang uang dan asset Johnny. Sebelum semuanya terlambat.

Sedih ya, lihat aktor ini mengalami krisis finansial. Dalam suratnya pada perencana keuangannya, ia mengatakan bahwa masih ada film-film yang akan ia bintangi dengan pendapatan 20-35 juta dollar, atau jika perencana keuangan menginginkan Johnny menjual asset lukisannya, motor, mobil, property, atau apapun itu, ia masih menyanggupi.

Itu mengapa, sangat penting bagi kita semua untuk bertanggung jawab terhadap uang yang kita keluarkan. Kalau Johnny Depp saja bisa mengalami krisis finansial, yuk kita belajar supaya kita kenali lebih jauh lagi uang kita bagaimana kondisinya. Toh kamu juga kan yang pada akhirnya harus bertanggung jawab pada dirimu sendiri.

BACA JUGA


Generasi Milenial Tak Selamanya Jadi Target Market Menguntungkan. Ini 8 Bisnis yang Lesu Akibat Generasi Milenial!

Generasi Milenial Tak Selamanya Jadi Target Market Menguntungkan. Ini 8 Bisnis yang Lesu Akibat Generasi Milenial!

Gara-gara milenial, banyak perusahaan berbenah untuk mengikuti trend yang digemari oleh milenial. Apapun yang digemari milenial pasti akan ...

Read more..

Ya, kita berharap saja agar Johnny Depp bisa segera mengakhiri krisis finansial ini dan kariernya di Hollywood semakin baik.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Apa yang Membuat Johnny Depp Mengalami Krisis Finansial? Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Ketahui". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !