Apa ukuran kesuksesan generasi millennial? Punya rumah dan mobil? Bukan! Ternyata, menurut brightside.me, membangun start up, mencoba olahraga ekstrem dan traveling menjadi ukuran sukses yang baru. Berbeda dari generasi orang tua mereka, anak-anak millennial lebih mengivestasikan uangnya pada pengalaman.

Anak-anak millennial lebih menginginkan kebebasan finansial dan geografi (termasuk tempat tinggal) serta jadwal yang fleksibel. Kesejahteraan dan stabilitas bukan prioritas yang diinginkan anak-anak millennial.

Penelitian menyebutkan angka anak muda yang tidak mau membeli rumah dan mobil terus meningkat. Mereka adalah generasi millennial, orang-orang yang berumur 30-35 tahun. Generasi tersebut sangat jarang membeli rumah, terlebih lagi mobil. Di Amerika Serikat, generasi tersebut biasa dijuluki generasi penyewa.

Photo Credit: Jervis Bay Wild

Generasi millennial tidak punya lagi alasan untuk memiliki rumah dan mobil. Bila dapat menginap di setiap sudut dunia melalui Airbnb, mengapa harus membeli rumah atau villa di satu tempat yang indah dan hanya ke sana untuk liburan?

Menurut Forbes, anak muda modern rata-rata berganti pekerjaan dalam tiga tahun. Dengan menyewa tempat tinggal, tidak ada yang menghalangi mereka untuk pindah dekat kantor baru ketika mereka berganti pekerjaan.

Dengan berganti pekerjaan tiap tiga tahun sekali, generasi millennial tidak perlu membayar kredit tempat tinggal selama 40 tahun. Toh, mereka juga tidak tahu pasti berapa lama akan mendiami tempat tinggal tersebut.

Terkait mobil, generasi millennial tak perlu memiliki mobil. Mereka bisa memilih naik taksi atau taksi online. Di Indonesia, taksi online sudah terbukti lebih murah dibanding taksi konvensional. Diantar taksi atau taksi online sudah menyerupai memiliki mobil sekaligus supir. Ongkos menggunakan taksi dan taksi online pun tidak lebih mahal dibandingkan biaya memiliki dan merawat kendaraan sendiri.

Kepemilikan juga rentan meningkatkan kecemasan. Barang-barang yang dimiliki membuat anak millennial selalu ingin menjaganya. Resiko kebakaran dan kemalingan, tentu akan menghantui bila generasi millennial punya rumah. Tiap kali alarm berbunyi, tentu mereka segera memeriksa apakah mobil mereka akan dicuri atau tidak.

Risiko penyusutan juga jadi alasan generasi millennial tidak bergairah memiliki rumah/apartemen dan mobil. Televisi mahal, furniture dan perabotan mewah dalam rumah lainnya, seiring berjalannya waktu akan rusak. Mobil pun akan turun nilainya dari waktu ke waktu.Tiap kali anak millennial mengingat betapa harga rumah/apartemen bisa turun drastis saat krisis ekonomi, maka makin terang dan jelas alasan keengganan membelinya.

Hal yang paling esensial dari semua adalah berubahnya konsep kepemilikan dan kebahagiaan terkait kepemilikan. James Hamblin, kolumnis The Atlantic, menjelaskan bahwa lebih dari sepuluh tahun terakhir, penelitian para psikolog menemukan bahwa mengeluarkan uang untuk pengalaman jauh lebih menguntungkan daripada memberi barang.

Menghabiskan uang untuk pengalaman terbukti membawa kebahagiaan. Dalam sebuah jurnal psikologi, kandidat doctor Cornell University Amit Kumar menemukan bahwa orang tidak terlalu antusias mendengar benda-benda milik orang lain. Mereka lebih suka mendengar cerita Vampire orang lain. Pernyataan Amit Kumar tersebut dikutip James Humblin dalam artikelnya di The Atlantic.

BACA JUGA


Roti Panggang Alpukat dan Impian Memiliki Rumah Bagi Generasi Millenial

Roti Panggang Alpukat dan Impian Memiliki Rumah Bagi Generasi Millenial

Keseringan beli roti panggang alpukat dan kopi ternyata bisa menghancurkan impian punya rumah bagi generasi millenial

Read more..

Akhirnya, kepemilikan barang bisa turun nilainya kemudian hilang atau dicuri. Sedangkan kenangan akan pengalaman akan abadi dalam memori. Tidak akan ada yang bisa mencuri memori sebuah pengalaman. Pengalaman adalah hal yang terpenting bagi generasi millennial.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Anak Millennial Tidak Tertarik Lagi Membeli Rumah dan Mobil? Simak Yuk Alasan Mereka!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !