Tidak bisa dipungkiri bahwa tingginya biaya pernikahan seringkali jadi hambatan bagi para pasangan yang ingin melangkah ke jenjang pernikahan. Meski sudah merasa saling cocok dan siap untuk menikah, tak jarang faktor biaya adalah yang membuat pasangan mengurungkan niatnya.

Mulai dari gedung pernikahan, katering, dekorasi, hingga untuk membuat undangan pun akan menyedot banyak biaya jika tidak diperhitungkan dengan sebaik-baiknya. Parahnya, besarnya biaya pernikahan ini bisa jadi memaksa pasangan untuk meminta bantuan orang tua atau bahkan mencari pinjaman demi bisa menggelar resepsi pernikahan sesuai yang diinginkan. Eits, tapi kamu tak perlu khawatir. Kendala-kendala biaya dalam menggelar resepsi pernikahan dapat dihindari dengan mengikuti tips berikut ini!


1. Mulailah merencanakan anggaran pesta pernikahan sejak masih pacaran

Sebagian orang mungkin tidak setuju dan menganggap jika membicarakan hal-hal tentang pernikahan saat masih pacaran adalah sesuatu yang tabu. Tapi, percayalah bahwa inilah salah satu cara untuk meringankan beban yang harus kamu dan pasanganmu tanggung ke depannya. Tidak harus merencanakan pesta pernikahan secara detail, tapi mulailah dengan obrolan-obrolan yang sifatnya santai.

Pertama-tama, ajak pasanganmu untuk membayangkan bagaimana pesta pernikahan kalian nantinya. Apakah ingin menggelar pesta pernikahan secara besar-besaran dengan banyak tamu undangan, ataukah sekadar merayakan bersama keluarga dan teman-teman terdekat saja? Selain itu, pikirkan pula tentang konsep pernikahan yang kalian inginkan. Apakah lebih baik menggunakan pesta adat yang lengkap atau justru pesta dengan konsep modern dan internasional? Dari situlah setidaknya kamu dan pasangan bisa memperkirakan berapa bujet yang diperlukan untuk menghelat pesta pernikahan.


2. Hitung total biaya pernikahan yang dibutuhkan dan tentukan target yang kalian inginkan

Setelah tahu pesta pernikahan seperti apa yang diinginkan, kamu dan pasangan tentu baru bisa menghitung perkiraan biaya pernikahan. Selain berkonsultasi dengan wedding organizer, kalian juga bisa bertanya pada teman atau saudara yang sudah menyelenggarakan pesta pernikahan sebelumnya. Misalnya untuk menggelar pesta pernikahan adat Jawa, kalian membutuhkan total dana sebesar 70 sampai 100 juta. Sementara, untuk konsep pernikahan modern, dana yang dibutuhkan berkisar antara 90 sampai 150 jutaan.

Dengan mengetahui perkiraan dana yang dibutuhkan, kamu dan pasangan baru bisa menentukan target waktunya. Ya, target waktu ini akan sangat penting karena menjadi pemacu utama agar kalian bersemangat untuk mengumpulkan uang bakal resepsi pernikahan. Diskusikan dengan pasangan, kira-kira berapa lama waktu yang dibutuhkan agar bisa mengumpulkan dana pernikahan sebesar 100 juta misalnya. Apakah kalian berdua butuh waktu 5 tahun, 3 tahun, atau bahkan cukup 2 tahun saja?


3. Jangan ragu untuk membuat rekening bersama sebagai tempat menyimpan dana pernikahan kalian berdua

Jika kamu dan pasanganmu sudah menghitung total biaya pernikahan dan menentukan targetnya, segeralah membuat rekening bersama. Rekening bersama inilah yang akan digunakan sebagai tempat untuk menyimpan uang bakal dana pernikahan kalian nantinya. Terapkan aturan sederhana, misalnya kamu dan pasanganmu akan menyisihkan 30% hingga 40% dari gaji untuk ditransfer ke rekening bersama ini setiap bulannya.

Tentunya, kamu dan pasanganmu harus sepakat bahwa uang yang ada di dalam rekening bersama tersebut tidak boleh diganggu gugat. Meski ada kebutuhan-kebutuhan yang mendesak sekalipun, dana yang sudah masuk ke dalam rekening bersama tidak boleh digunakan seenaknya. Selama kamu dan pasanganmu bisa konsisten menabung setiap bulannya, bukan tidak mungkin target kalian untuk mengumpulkan dana pesta pernikahan akan terpenuhi.


4. Berhematlah mulai sekarang dengan mengurangi kebiasaan kencan yang menghamburkan uang

Tanpa disadari, kencan adalah salah satu kegiatan yang akan menghabiskan uang kalian. Bayangkan saja, untuk sekali nonton film di bioskop berdua dan makan malam di restoran mewah, kalian bisa menghabiskan dana hingga 300 ribuan. Jika kegiatan ini dilakukan setiap minggu, maka dana yang dihabiskan bisa mencapai 1,2 juta untuk satu bulannya. Lalu, kenapa tidak mencoba untuk mulai berhemat dan mengalokasikan dana tersebut untuk keperluan pesta pernikahan saja?

Baca juga : Kisah Dito yang Tak Lagi Punya Waktu Nongkrong Karena Kesibukan Pekerjaan, Tapi Justru Bisa Hidup Sehat dan Melakukan Penghematan

Dana kencan kalian bisa dialokasikan untuk kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya ringan. Misalnya untuk biaya foto prewedding, cetak undangan, atau untuk membeli cenderamata pernikahan. Dengan mencicil satu demi satu kebutuhan ini, tentu biaya pesta pernikahan kalian nantinya akan terasa sedikit lebih ringan. Selanjutnya, kalian tinggal memikirkan untuk biaya yang sifatnya berat, misalnya untuk membayar gedung pernikahan atau katering.


5. Pikirkan untuk berinvestasi, karena cara ini akan ikut meringankan beban biaya pernikahanmu nanti

Selain tips-tips yang bisa kamu ikuti di atas, cara lain yang tak kalah baik adalah dengan berinvestasi. Ya, investasi ini bisa jadi salah satu solusi jika ternyata dana pesta pernikahan kalian nantinya membengkak. Salah satu jenis investasi yang mudah dan menguntungkan bagi anak muda adalah dengan membeli emas. Pasalnya, harga emas cenderung stabil, bahkan merangkak naik setiap tahunnya.

Baca juga : Jangan Khawatir Gak Cukup Uang untuk Senang-Senang, Ini Pilihan Pekerjaan Sampingan yang Dapat Membuatmu Kaya

Kamu dan pasangan bisa memulai investasi dari nominal terkecil, misalnya dengan membeli emas batangan antara 1 hingga 5 gram. Setelah lebih dari 2 tahun, tentu harga emas yang kamu miliki sudah lebih mahal dari harga belinya, sehingga jika dijual kembali kamu pun akan mendapatkan untung. Selain itu, emas batangan juga bisa diuangkan dengan cara digadai. Jenis inivestasi ini tentu akan pas sekali jika saat menggelar pesta pernikahan nanti ada kebutuhan-kebutuhan mendadak yang harus dipenuhi.


Banyak pasangan yang mengaku ingin segera menikah namun terganjal masalah biaya. Sebenarnya, hal ini mudah diatasi jika kamu dan pasangan tahu tips dan trik untuk menyiasatinya. Khusus buat para pasangan muda yang saat ini sedang asik-asiknya menjalani hubungan pacaran, tentu tak ada salahnya mulai memikirkan soal rencana pernikahan. Apalagi buat kalian yang memang sudah mantap ingin segera menikah, coba deh terapkan tips-tips di atas. Asalkan punya niat dan konsistensi tinggi, biaya pesta pernikahan tak akan jadi masalah lagi. (VER)


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Tips Mengatur Keuangan Pasangan yang Ingin Menikah agar Biaya Pesta Tak Terasa Memberatkan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !