Asuransi adalah salah satu bagian dari dasar pengaturan keuangan yang sehat!

Bagi kamu yang sedang melaksanakan perencanaan kesehatan keuangan, alias #tobatfinansial, perlu mulai mencari tahu dan bersiap untuk mempunyai asuransi.


Memiliki sanak saudara yang berkecimpung di dunia asuransi, membuat saya memiliki banyak cerita dan masukkan tentang asuransi. Dengan kamu, saya ingin berbagi 5 kesalahan yang biasanya dilakukan orang dalam berasuransi, biar kamu gak salah ambil langkah dalam memiliki asuransi pertama kamu. Yuk kita langsung bahas!



1. Tidak berasuransi sedari muda.

Iya, untuk kamu wanita single yang sedang meniti dan menikmati karier, asuransi bagai sesuatu yang tidak diperlukan, karena kamu belum mempunyai tanggungan. Iya, untuk kamu yang sedang mempersiapkan dana pernikahan dan dana rumah pertama, premi asuransi terasa memberatkan.

Namun, hal penting yang kamu harus ketahui terkait dengan asuransi adalah faktor usia yang merupakan komponen penting dalam besar-kecilnya premi yang dibayarkan. Semakin muda usia seseorang dalam membeli produk asuransi, maka akan semakin murah premi yang akan ia bayarkan. Hal ini karena faktor risiko yang memang semakin membesar seiring bertambahnya usia kita.



2. Membeli karena terpaksa.

Saya pernah tiba-tiba dihubungi teman yang berprofesi sebagai agen asuransi untuk membeli sebuah produk asuransi yang ia jual. Kamu pernah juga mengalaminya? Dan merasa tidak enak untuk menolak?

Membeli sesuatu secara terpaksa, biasanya berujung pada ketidakpedulian dengan barang yang sudah dibeli. Namun hal ini akan sangat fatal jika terjadi dengan produk asuransi. Ada beberapa hal yang harus dijadikan pertimbangan dalam membeli sebuah produk asuransi. Begitupun ada banyak informasi yang harus kamu ketahui benar terkait produk asuransi yang akan kamu beli, seperti besar dan mekanisme pemotongan cost of insurance pada produk asuransi unitlink, ataupun jenis dan fungsi manfaat tambahan (rider) yang juga ditawarkan dari sebuah produk asuransi.

Pastikan kamu sadar betul untuk setiap kegiatan perencanaan keuangan yang akan kamu lakukan.

Termasuk dalam berasuransi ini. Langkah pertamanya bisa dimulai dari menghindari salah pilih agen asuransi. Baca artikel ini lebih lanjut untuk langkah pertamamu!

http://moola.id/post/memilih-agen-asuransi-ternyata-lebih-susah-daripada-memilih-pacar-ini



3. Tidak memiliki second opinion.

Seperti halnya diagnosa penyakit, dalam asuransi, kamu perlu punya “second opinion”. Jangan kamu kira semua perusahaan asuransi memiliki mekanisme dan perhitungan yang sama untuk produk asuransi sejenis. Untuk kamu yang ingin membeli asuransi pertamamu, cobalah untuk membandingkan penawaran dari dua atau tiga perusahaan asuransi. Bandingkan besar premi yang harus dibayarkan untuk uang pertanggungan yang sama. Bandingkan juga dari sisi mekanisme dan track record sistem pembayaran klaim. Tentu kamu ingin nantinya pembayaran klaim kamu mudah dan cepat kan?



4. Tidak melakukan review polis.

Seiring berjalannya waktu dan perkembangan stage hidup kita, penting untuk mereview polis asuransi yang kamu miliki. Tentu uang pertanggungan akan berbeda untuk kamu yang tadinya belum memiliki tanggungan dengan kamu yang sekarang mungkin sedang menanti kehadiran buah hati? Begitupun juga dengan pilihan ahli waris.



5. Tidak memakai sistem autodebet dalam pembayaran premi.

Hal ini terlihat sepele namun memiliki dampak yang besar. Dengan menggunakan sistem autodebet untuk pembayaran premi, kamu akan terhindar dari kelupaan membayar premi yang bisa menyebabkan polis kamu berada dalam kondisi lapse. Saat polis berstatus lapse, maka pengajuan klaim tidak dapat diproses. Tidak mau kan, hanya karena lupa membayar premi, kebutuhan klaim yang mendesak tidak bisa kamu dapatkan?


Bagaimana? Semoga tips diatas membuat kamu lebih tenang dan mantap baik dalam memulai perencanaan asuransi ataaupun memantau asuransi yang sudah kamu miliki ya!

Selamat berasuransi!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Pedoman Penting Untuk Asuransimu!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !