Menjadi mahasiswa harus mempunyai wawasan yang luas dan pandai ambil peluang, salah satunya tentang perdagangan bebas. Bagi kamu yang ingin memulai usaha, tentu bimbang memilih bidang apa yang bisa dikerjakan. Nah, kali ini kita akan membahas ide usaha menjadi importir barang yang tengah membuka kesempatan seluas-luasnya untuk dapat diambil siapa saja yang berminat mengembangkan usaha. Apakah kamu tertarik bergelut di dalamnya? Inilah 5 langkah mudah menjadi importir pemula bagi mahasiswa yang minim pengalaman serta modal.

1. Buka wawasan terhadap hal baru

Photo Credit: LinkedIn

Dengan semakin terbukanya wawasan, tentu kamu lebih mampu memahami selera pasar berikut peluang yang tercipta di dalamnya. Mengapa? Sebab setiap negara mempunyai kebutuhan yang sama untuk memenuhi kebutuhan perseorangan maupun perusahaan dengan cara mengimpor barang. Menggeluti bisnis ini berarti kamu tengah menangkap peluang dan mendapat keuntungan berupa profit serta benefit.

2. Bekali diri dengan skill seorang salesman

Photo Credit: FluentU

Dalam bisnis ini, hal penting yang harus kamu pikirkan bukan hanya tentang modal untuk mengimpor barang, namun juga kemampuan untuk memasarkannya. Apakah kamu mampu menjadi seorang salesman untuk produk-produk yang kamu jual? Untuk menjadi salesman andal, Sahabat Moola harus menjadi sosok yang komunikatif, dinamis, percaya diri, serta jujur menyampaikan value suatu produk sehingga tidak hanya fokus pada target penjualan namun juga edukasi pada calon pelanggan.

3. Siapkan pengetahuan tentang bisnis impor

Photo Credit: Dynamic Business

Menurut Samian Pacing, seorang internet marketer dan trader Indonesia, pengertian impor adalah suatu kegiatan memasukkan barang ke dalam wilayah pabean RI yang meliputi zona udara, laut, darat, dalam wilayah zona ekonomi eksklusif dan landas kontinental negara kita. Karena perdagangan internasional melibatkan banyak pihak serta terpisah jarak dan peraturan antarnegara, Sahabat Moola harus menyiapkan pengetahuan yang cukup mengenai bisnis menjanjikan ini. Jangan ragu untuk mengikuti kelas ekspor-impor yang ditawarkan oleh beberapa perusahaan konsultan agar kamu memahami dasar-dasarnya. Mantapkan hati untuk menentukan barang yang akan kamu perdagangkan sehingga kamu bisa menyimpulkan berapa jumlah modal yang dibutuhkan. Butuh modal tambahan? Kamu bisa mendapatkannya dengan mudah di sini.

4. Action!

Photo Credit: Entrepreneur

Nah, inilah fase terberat dan mostly mahasiswa menyerah dalam tahap eksekusi. Segala rencana yang matang akan jadi sia-sia jika tidak langsung ambil tindakan. Mulailah mencari supplier yang kamu inginkan dengan harga yang menjanjikan. Pilih cara pembayaran serta pengiriman yang lebih mudah dan hemat biaya sehingga tidak memberatkan. Jangan lupa pula untuk membuat kesepakatan tentang jual beli barang sesuai dengan kondisi yang ditentukan. Pandai-pandailah mencari supplier yang terpercaya, hal ini bisa kamu lihat dari bermacam testimonial yang ada di ‘lapak jualannya’. Sebagai rekomendasi, kamu bisa berselancar di websitealibaba.com untuk mendapatkan produk-produk unggulan dengan harga jempolan yang sekiranya laku keras di Indonesia.

5. Mental baja

Photo Credit: Positive Truth

Badai besar selalu melahirkan pelaut ulung, begitu juga dengan dunia bisnis yang penuh tantangan, tekanan, juga kejutan. Siapkan mental sekuat baja untuk menjalankan dan mengantisipasi kegagalan, plus juga jangan kaget bila bisnismu mendapat untung brilian. Bukankah tidak ada pebisnis andal tanpa melalui batu terjal? Dan tak ada hasil yang berkhianat pada usaha maksimal?

Nah, Sahabat Moola. Itu tadi 5 langkah mudah menjadi importir pemula bagi mahasiswa. Kamu berniat ambil bagian di dalamnya?

BACA JUGA


Punya Jiwa Pengusaha? Inilah 6 Ide Bisnis Paling Mudah dan Menguntungkan untuk Dicoba!

Punya Jiwa Pengusaha? Inilah 6 Ide Bisnis Paling Mudah dan Menguntungkan untuk Dicoba!

Jauhi galau dekati bisnis, pilih yang mudah dan menguntungkan, Sahabat Moola

Read more..

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Langkah Mudah Menjadi Importir Pemula Bagi Mahasiswa". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !