Beberapa waktu sebelumnya saya pun sempat bertanya-tanya bagaimana persiapan tunangan hingga sampai pada pernikahan. Apa saja yang mereka bagi? Yuk cek disini.

1. Tunangan Tanpa Cincin

Saya nyaris engga percaya ketika dengar cerita dari teman dekat saya Yvonne bahwa ia tunangan tanpa ada cincin. Yang benar saja? Yvonne bercerita bahwa pada waktu itu ia hanya mengundang pihak keluarga calon suaminya dan beberapa saudara Yvonne serta satu orang pendeta.

Kedua keluarga sepakat mereka bertunangan berdasarkan janji yang dinyatakan di atas Kitab Suci. Tidak ada yang keberatan tunangan tersebut dilakukan tanpa ada pertukaran cincin melainkan janji iman yang mengikat mereka sampai pernikahan nanti.

2. Undang Orang-orang Terdekat

Pada saat lamaran, teman saya Pungky tidak mengundang banyak orang untuk menjadi saksi. Pungky bertutur hanya mengundang orang-orang terdekatnya saja seperti sahabat dan saudara-saudara yang tinggal di daerah sekitarnya. Sementara keluarga yang jarak tempuhnya jauh dikabari via grup WhatsApp saja.

Tentu saja alasan yang pertama adalah keluarga Pungky tidak ingin merepotkan saudara-saudaranya yang tinggal di luar kota atau di lain daerah. Yang kedua petimbangannya adalah catering. Ia tidak menyediakan budget yang banyak untuk catering, maka dari itu menyiasatinya dengan mengundang orang-orang terdekatnya saja.

Untungnya dari pihak laki-laki juga sama. Mereka hanya datang full satu keluarga dan satu pamannya sebagai saksi. Pungky yang tinggal di lingkungan modern di mana antar tetangga tak saling mengenal menyarankan, jika teman-teman tinggal dalam lingkungan tradisional sebaiknya mengundang tetangga yang dekat saja dan Pak RT jangan lupa :)

3. Lamaran di Restoran

Masih sama dengan cerita Pungky. Teman saya lainnya, Dimas, melamar kekasihnya di restoran. Pada saat itu ia hanya mengundang kerabat dekat dan kedua belah pihak keluarga.

Proses lamarannya pun tidak bertele-tele. Acaranya dibuat senyaman mungkin seperti acara kumpul keluarga biasa. Makanan yang tersedia di meja pun tidak berkelimpahan. Mereka memesan makanan secukupnya, tidak berlebihan. Acara sengaja dibuat praktis dan sederhana.

4. Pesta Kebun

photo credit: backyard wedding

Pesta kebun usai upacara pernikahan dengan memanfaatkan lahan belakang rumah, kenapa tidak?

Ketika saya datang ke pesta kebun ini saya kebingungan mencari pengantin yang berbahagia tersebut. Sambil mengambil beberapa makanan, saya berbaur dengan tamu yang lain dan di situlah saya melihat kedua mempelai yang sedang bersiap menyanyi dengan pengiring musik live akustik.

Setelah mereka selesai bernyanyi, semua orang di kebun itu bertepuk tangan dan baru setelah itu saya menyalami mereka.

Sang mempelai pria yang merupakan teman saya menuturkan dengan pesta pernikahan seperti ini dia bisa menghemat pengeluaran untuk sewa tenda dan kursi-kursi serta uang sewa gedung. Ia hanya mengeluarkan uang untuk catering yang kira-kira cukup untuk kurang lebih 50 orang. Sementara pengiring musik itu merupakan saudaranya sendiri yang cukup dibayar dengan makan sepuasnya di pesta kebun tersebut.

5. Nikah ala American

Saya pernah menghadiri pernikahan seorang teman yang gaya pernikahannya nyentrik sekali. Selesai pemberkatan nikah di gereja, kami para kerabat dan handai taulan menyalami 2 orang bahagia itu dan keluar dengan membawa sebuah kotak yang berisi roti dan air mineral serta souvenir berupa gelas bertuliskan nama mereka.

Sederhana sekali dan praktis. Kabarnya setelah pemberkatan itu mereka langsung pergi ke Bali untuk bulan madu. Asyik benar ya. Budget yang seharusnya ia gunakan untuk resepsi pernikahan, ia alihkan untuk pergi bulan madu.

BACA JUGA


9 Langkah Menggelar Pernikahan Berkesan dengan Modal Hanya 30 Jutaan

9 Langkah Menggelar Pernikahan Berkesan dengan Modal Hanya 30 Jutaan

Sudah tidak zaman menggelar pernikahan dengan biaya mahal, yang penting sah dan berkesan

Read more..

Tunangan, lamaran, menikah bisa diakali sedemikian rupa yang bisa menghasilkan budget rendah. Milliarder seperti Mark Zuckenberg pun menikah dengan cara yang sederhana. Semoga berguna ya cerita dari beberapa teman saya buat sahabat Moola yang ingin menikah dengan budget rendah.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Cerita Menikah dengan Budget Rendah. Kalau Mereka Bisa, Kamu Pasti Juga Bisa!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !