Sahabat Moola, mengelola hubungan dengan pimpinan bisa sedikit tricky. Kalau terlalu sok kenal sok akrab sok deket bisa dianggap penjilat oleh rekan kerja, tapi kalua terlalu berjarak bisa menghambat kinerja tim. Bahkan dapat menghambat promosi.

Lalu bagaimana caranya mengelola hubungan yang baik dengan pimpinan? William Aruda memberikan tips dalam artikel “How To Manage Your Boss” yang dimuat di Forbes. Berikut 5 tips dari salah satu pendiri situs Career Blast dan kreator kuis di Linkedln tersebut:

1. Berempatilah dengan Pimpinan

Ada kalanya, pimpinan sahabat Moola sedang dalam tekanan dewan direksi atau harus membuat keputusan yang sulit. Pada saat itulah sahabat Moola bisa mencoba berempati dengan menempatkan diri pada posisi bos.

Berpikir positif dan menoleransi sikap bos yang terkadang menyebalkan dapat menyelamatkan kinerja tim. Jangan mudah mengambil hati bila atasan suatu saat bersikap kurang menyenangkan. Cobalah melihat dari sudut pandang yang lebih positif. Hal itu akan mengurangi resiko konflik dan membuat sahabat Moola fokus menyelesaikan tugas secara profesional

2. Buatlah Bos Anda Terlihat Bagus

Pada dasarnya tiap orang akan senang bila punya penggemar. Ketahui inisiatif terpenting yang ingin diketahui bos sahabat Moola dan pujilah prestasi atasan tersebut. Cari tahu tujuan karir bos Anda. Sehingga sahabat Moola dapat membantu pimpinan mendapat posisi yang diinginkan dan mengapresiasi kompetensinya.

3. Jadilah Duta Tim Anda

Sahabat Moola, jadilah duta bagi tim kerja. Dengan menampilkan kinerja profesional dan perilaku positif kepada sesama kolega, sesungguhnya bukan hanya sahabat Moola yang akan dinilai positif. Bos Anda pun akan mendapat kredit positif karena dinilai mampu mengelola tim oleh para atasan senior.

Bila ada anggota tim baru, bekerja samalah. Jika perlu, sahabat Moola dapat menjadi mentor mereka. Kalau rekan kerja baru dapat segera mengintegrasikan diri dan mengakselerasi kinerja tim, tentu bos sahabat Moola akan senang. Atasan akan menghargai sahabat Moola karena mau mengambil peran di luar tugas pokok sehari-hari.

4. Berikan Solusi Bukan Masalah

Tentu sahabat Moola ingin dilihat atasan sebagai “pemecah masalah” dan tidak ingin dipersepsikan sebagai “masalah”. Identifikasi masalah yang dapat diselesaikan sendiri dan problem yang harus disampaikan ke atasan.

Bila harus membawa masalah ke atasan, sediakan pilihan solusinya. Bos sahabat Moola sudah harus menyelesaikan banyak masalah. Maka hal terakhir yang ingin didengar atasan Anda adalah masalah baru. Menjadi problem solver dapat menambah kredit positif sahabat Moola di mata pimpinan.

5. Bantulah Bos Anda

Tidak ada atasan yang mampu menguasai banyak hal sekaligus. Sangat mungkin sahabat Moola menguasai keahlian yang tidak dikuasai tapi diperlukan bos. Mungkin sahabat Moola bisa memperbaiki slide power point bos Anda.

Contoh lain, sahabat Moola dapat memperbaiki redaksi dan tata bahasa asing konsep surat bos Anda. Cari tahu keahlian yang dibutuhkan atasan sahabat Moola kemudian cari cara untuk membantu beliau. Kinerja tim akan meningkat bila sahabat Moola membantu atasan. Ujung-ujungnya karir sahabat Moola pun akan meningkat

Dalam satu tim, karakter sahabat Moola dengan rekan kerja dan pimpinan sangat mungkin berbeda-beda. Kelima tips di atas dapat membantu sahabat Moola bersikap profesional kepada atasan. Kenaikan gaji dan bonus tinggal menunggu waktu jika karir kita meningkat. Salah satu cara meningkatkan karir adalah berhubungan secara baik dan profesional dengan pimpinan. Selamat mencoba!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Cara Mengelola Hubungan Baik dengan Pimpinan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !