Ada banyak hal yang kita lakukan satu bulan lalu. Stok makanan yang berlimpah baik untuk sahur maupun buka berlimpah di kulkas untuk memastikan perut kita dan keluarga tidak kelaparan selama bulan Ramadan dan Lebaran.

Adalah Retno, seorang kawan saya yang juga berkisah demikian. Ia kerap pergi ke pasar swalayan untuk belanja apa saja yang diinginkan, beli bahan-bahan dari resep masakan di internet untuk sahur dan buka, lalu memasaknya dan berakhir sia-sia karena rasanya mengecewakan. Alhasil, makanan pun dibuang. Pada minggu selanjutnya juga sama, banyak makanan yang dibeli jauh hari namun sudah basi dan mubazir.

Belajar dari situ Retno bertekad setelah Lebaran ini akan lebih bijak lagi dalam menggunakan uang untuk mengisi kulkasnya buat kebutuhan sehari-hari. Daripada berusaha untuk membuat kulkas penuh terisi, lebih baik mengisi kulkas sesuai dengan kebutuhan yang pasti. Apa saja tipsnya? Yuk simak!

1. Membuat Daftar Menu Makanan

Photo Credit: Pinterest

Retno menyarankan untuk setiap minggu menyiapkan daftar menu makanan yang akan disajikan. Daripada membeli semua yang diinginkan tapi tidak jelas untuk apa bahan makanan tersebut, lebih baik direncakan sesuai dengan resep yang sudah disiapkan. Dengan begitu pengaturan uang dapur akan lebih terkontrol.

Untuk mendapatkan barang yang lebih murah dan segar, ada baikknya beralih dari pasar swalayan ke pasar tradisional demi mendapatkan bahan makanan yang berkualitas dan lebih segar. Membuat daftar menu makanan ini harus dilakukan konsisten untuk menghindari keborosan yang tidak perlu.

Pastikan dalam membuat daftar menu makanan ini, kamu juga sudah siap dengan daftar belanjaan apa-apa saja yang akan dibeli ketika sampai di pasar tradisional ataupun pasar swalayan.

2. Membayangkan Makanan yang Mau Dimakan

Photo Credit: cookingclassy.com

Jika pada hari di mana kita sudah siap untuk menyisihkan budget belanja di pasar, langkah selanjutnya adalah membayangkan apa yang ingin kita makan. Misal kamu ingin sarapan pagi roti bakar dengan isi sosis atau spaghetti, dan siangnya ingin makan pempek, pastikan kamu membeli bahan makanan sesuai dengan yang sudah kamu bayangkan. Apalagi jika kamu sedang merencanakan diet, tentu saja pemilihan bahan makanan harus sangat hati-hati, tidak bisa sembarangan.

Mengapa membayangkan makanan yang mau dimakan itu perlu? Ya karena bisa saja ketika sampai di pasar, khilaf dengan bahan-bahan pokok makanan lain agar makanan yang kamu bayangkan semakin lezat dengan bahan-bahan ini-itu yang justru bisa membuat pengeluaran lebih besar, atau malah akan busuk jika tidak terpakai.

3. Pergi ke Restoran Dessert

Photo Credit: bonappetit.com

Daripada mengeluarkan uang untuk makan di restoran makanan berat, lebih baik menggunakan uang untuk makan di restoran dessert atau kedai kopi. Menurut Retno kamu bisa mengakali dengan cara makan di rumah dengan masakan sendiri, lalu pergi keluar untuk makan di restoran penyegar mulut. Tentu saja ini merupakan cara agar kamu bisa lebih berhemat dan kulkas tidak terlalu banyak menyimpan makanan dessert yang cenderung tidak tahan lama.

Intinya menurut Retno, ia mendapat pelajaran berharga tidak hanya dalam menyimpan dan memasak makanan yang ada di kulkas, tapi ia juga belajar bagaimana menjadi seorang istri yang bijak dalam menggunakan uang untuk keperluan kebutuhan sehari-hari dan menjadi seorang pemilih dalam menentukan bahan-bahan makanan yang dibutuhkan untuk keluarga.

BACA JUGA


6 Pelajaran tentang Keuangan dari Keluarga Besar Pada Saat Kumpul Lebaran

6 Pelajaran tentang Keuangan dari Keluarga Besar Pada Saat Kumpul Lebaran

Pertanyaan apa sih yang sering membuat kita kesal ketika sedang kumpul bareng keluarga di momen Lebaran? Bertanya tentang kapan menikah ...

Read more..

Retno pun belajar, bagaimana menjadi seorang pembeli cerdas. Bagaimana dengan kamu? Yuk cek kesehatan dompetmu untuk mengisi kulkas.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "3 Cara Sederhana Mengelola Keuangan untuk Memenuhi Isi Kulkasmu". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !