Jika kamu adalah orang yang termasuk golongan bodoh secara finansial, jangan khawatir, kamu tidak sendirian. Saya dulu juga begitu, bertahun-tahun bodohnya engga ketulungan. Sampai pada suatu hari saya dapat masukan dari beberapa orang yang memang berhasil bebas dari kebodohan finansial. Salah satu masalah terbesar saya mengalami kebohohan finansial adalah karena saya tidak disiplin. Ya disiplin adalah kunci terbebas dari kebodohan finansial.

Di Natal ini saya akan berbagi tips untuk sahabat Moola dari teman-teman saya yang berhasil mengatasi kebodohan finansial. Semoga ini bisa membantu ya. Berikut 10 tips yang sahabat Moola boleh coba.

1. Morning Workout

Photo Credit: Men's Health

Apa hubungannya bodoh finansial dengan morning workout? Mungkin itu yang langsung terlintas dalam pikiran kita. Saya pun juga begitu pertama kali dengarnya. Tentu saja, dengan membiasakan diri morning workout seperti 10 kali push ups, 20 kali jump squats, 20 detik plank, 10 kali angkat burble, dan sejenisnya dapat membentuk tubuh atletis dan pikiran lebih jernih. Kenapa ini penting? Karena dengan cara ini kita bisa membuat tubuh fit dalam memulai aktivitas.

Selalu mulai rutinitasmu dengan olahraga dan hal ini dapat membentuk pikiran untuk bisa terbebas dari keinginan kita mengkonsumsi gula. Ingat ancaman diabetes tak mengincar lansia saja, anak-anak muda jaman sekarang juga banyak yang sudah menderita diabetes. Disiplin untuk mengurangi konsumsi gula dapat membantu kita selamat dari kebiasaan boros membeli minuman atau makanan cepat saji yang mengandung banyak gula ataupun membuat gemuk.

Disiplin morning workout tak hanya membuat tubuhmu bugar, jika gara-gara itu kamu punya tubuh yang ideal, itulah bonus yang kamu dapat.

2. Belajar dari Orang-orang Keren

Saat ini blog atau web yang membicarakan keuangan banyak sekali tersedia secara gratis. Untuk memulai langkah disiplin terbebas dari kebodohan finansial, lakukanlah dengan membaca blog atau web yang membicarakan keuangan. Belajar dari orang-orang yang menulis dalam blog atau web tersebut bisa membantu kita untuk mengetahui langkah-langkah apa saja yang harus kita lakukan agar terbebas dari kebodohan finansial.

Jika kamu kesulitan membaca web atau blog berbahasa Inggris kamu bisa baca web atau blog berbahasa Indonesia. Banyak juga kok, asal kamu mau meluangkan waktu sekitar 15-20 menit sehari membaca web atau blog tentang keuangan.

Masalahnya tak semua orang suka membaca. Tapi tidak ada alasan lain kamu tidak belajar untuk bebas dari kebodohan finansial. Kamu bisa browsing untuk mencari podcast dari orang-orang yang pakar di bidang keuangan. Nah, itu bisa kamu dengarkan dimana saja. Baik dalam perjalanan ke kantor atau selepas pulang dari kantor. Lumayan kan dapat ilmu baru.

3. Tracking Spending

Photo Credit: iStock

Mulailah melakukan disiplin dengan disiplin menyimpan receipts atau kwitansi dari pengeluaran kamu. Siapakan apps yang tersedia secara melimpah di smartphone-mu untuk mencatat semua pengeluaran yang kamu lakukan.

Harusnya ini bukan pekerjaan sulit, secara apps yang tersedia memudahkan siapa saja user yang menginstallnya. Mungkin yang baru pertama kali menggunakan apps ini yang perlu kamu lakukan adalah sehabis berbelanja apa pun itu, yang kamu lakukan adalah membuka smartphone-nya, masuk ke apps keuanganmu, dan mencatat pengeluaran yang baru saja terjadi. Hindari membuka apps lain seperti Instagram, facebook, atau lainnya terlebih dahulu. Bisa jadi nanti kamu malah kelupaan, apalagi pas dibuka gambar yang muncul adalah gambar mantan yang udah tunangan. Bikin baper kan...

4. Analisis Spending

Mungkin ini hal yang rumit buat sahabat Moola yang tidak memiliki pengetahuan finansial dasar. Tenang saja. Apps yang tersedia saat ini bisa membantumu untuk mengetahui kemana uangmu pergi. Setelah kamu menemukan kemana saja uangmu dipakai, cobalah untuk menganalisa lebih lanjut. Kemana uangmu dihabiskan? Di coffee shop kah? Di online shop kah? Di travel fair kah? Dan lain sebagainya

Gunakan nalarmu untuk mengerti kemana harusnya uang itu pergi dengan mengenali needs dan wants kamu. Apakah expense yang kamu keluarkan itu kebutuhanmu? Jika bukan mulailah untuk disiplin kemana seharusnya uangmu pergi.

5. Kurangi Waktu Menontonmu

Photo Credit: iStock

Kita semua pasti butuh hiburan. Saat ini hiburan bisa didapat dengan cara yang mudah sekali, baik gratis ataupun berbayar. Tentu saja, yang gratis lebih menarik seperti tontonan di YouTube yang tersedia melimpah.

Mulailah untuk disiplin mengurangi waktu menontonmu pada hal-hal yang bukan menjadi fokusmu. Secara tidak langsung hal-hal yang di luar fokus kita dapat mempengaruhi apa yang sebenarnya kamu butuhkan. Ketika kamu melihat orang yang dengan mudah berfoya-foya, kamu pun ingin seperti orang tersebut. Tak masalah jika kamu mampu dan seirama dengan yang kamu butuhkan, tapi kalau itu bukan yang kamu butuhkan dan sekadar mau ikutan, hati-hati, itu bisa menghancurkan dirimu sendiri.

Gunakan dengan disiplin waktu yang kamu miliki untuk menambah pengetahuanmu. Carilah tontonan yang bisa membantumu untuk mencapai apa yang kamu butuhkan. Dengan begitu, kamu bisa lebih focus dan efektif dalam menggunakan waktumu. Misal kamu mau mencoba skill baru, mulailah mencari hal-hal yang mendukung keinginginanmu belajar skill baru tersebut. Siapa tau bisa terpakain untuk menambah uangmu?

6. Cari Penghasilan Tambahan

Carilah penghasilan tambahan. Misal kamu punya kemampuan berbahasa Inggris atau Mandarin atau Perancis atau Jepang, kamu bisa membuka kursus private buat orang-orang yang ingin belajar bahasa asing tersebut. Atau kamu punya waktu luang untuk menjadi driver transportasi online, kenapa tidak? Disiplin untuk mengumpulkan uang tidak melulu mengandalkan tabungan dari pendapatan sebulan. Kamu bisa menambahkannya dengan penghasilan tambahan.

7. Mulai Investasi

Photo Credit: iStock

Kapan waktunya investasi? Secepatnya. Kamu bisa belajar berinvestasi pada produk-produk investasi yang tersedia yang cocok dengan kamu. Tak semua produk investasi itu cocok dengan kita. Misal kamu tidak cocok dengan investasi property, kamu bisa coba investasi saham atau reksadana atau emas dan sebagainya. Gunakan instingmu dalam berinvestasi, percayalah tak ada investasi yang aman, tapi dari investasi itu kamu akan menuai hasil yang baik.

Untuk memulainya kamu pasti takut rugi. Wajar saja, untuk mengatasi itu, kamu bisa belajar dari orang-orang yang pakar di bidang tersebut. Follow orang tersebut pelajari bagaimana caranya dan lihat kenyantaannya di pasar.

8. Ikut Beberapa Kompetisi

Kadang untuk mendapatkan sesuatu kita harus mengeluarkan uang lebih. Saya terkadang suka mengikuti beberapa kompetisi yang diadakan di social media. Hal ini bisa membantumu untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan ketika hadiah yang ditawarkan itu sesuai dengan apa yang kamu inginkan.

Saya belajar untuk mengikuti kompetisi yang diadakan di social media. Memang kita bisa kalah dan tak mendapatkan apa-apa. Tapi iseng-iseng berhadiah kenapa tidak? Carilah kompetisi yang mendukung kreativitasmu untuk diasah lebih lanjut. Siapa tahu kamu bisa mendapatkan hadiah yang ditawarkan? Lumayan kan ketika kamu memenangkan voucher MAP misalnya, atau memenangkan iPhone X, dan lain sebagainya tanpa harus mengeluarkan uang.

9. Menjadi Diri Sendiri

Photo Credit: iStock

Untuk menjadi diri sendiri saat ini tergolong usaha yang dibutuhkan disiplin tingkat tinggi. Kebutuhan hakiki seperti mengupdate di social media dengan momen yang tampak mahal tidak bisa disepelekan. Untuk eksis di social media dan mendapatkan like kadang membuat kita tidak menjadi diri sendiri. Berapa banyak sih kita lihat orang-orang dengan kepura-purannya menghabiskan uang untuk sesuatu yang bukan dia banget demi eksis?

Tetap menjadi diri sendiri dan jangan terganggu dengan hal-hal yang bukan kamu banget. Alihkan perhatianmu untuk hal-hal yang menjadi fokusmu. Mulailah dengan disiplin dengan itu, niscaya kamu akan mendapatkan apa yang kamu butuhkan.

10. Hitung Hartamu

Setelah kamu melakukan 9 cara di atas tadi, mulailah hitung hartamu. Kamu bisa lakukan per quarter atau per semi annual, atau annually. Terserah kamu. Hitung hartamu, berapa banyak yang sudah kamu miliki? Jangan sampai ketika kamu sudah pensiun atau bekerja puluhan tahun, kamu sama sekali tak punya harta. Menghitung harta itu penting sebagai pengingat kamu baru sampai dimana? Jika harus menambah lagi lakukanlah dengan giat dan sukacita. Maka dari itu mulailah dengan disiplin mengerjakan apa yang harus kamu kerjakan untuk mewujudkan kebutuhanmu.

BACA JUGA


Mau Merayakan Sensasi White Christmas? Berikut 5 Tips yang Harus Kamu Lakukan

Mau Merayakan Sensasi White Christmas? Berikut 5 Tips yang Harus Kamu Lakukan

Whoa! Sebentar lagi tahun 2017 akan segera berakhir dan kita akan merayakan tahun baru 2018 dengan penuh harapan dan resolusi baru. Meskipun ...

Read more..

Itu dia 10 tips yang bisa saya bagi pada Sahabat Moola. Semoga bisa membantu ya dan mudah-mudahan bisa menjadi resolusi baru tahun 2018.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "10 Tips Mengakhiri Kebodohan Finansial Selama Bertahun-tahun". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !